Amurang – Masyarakat Desa Tumpaan mengeluhkan kinerja PLN yang satu hari ini, Rabu (18/5/2016) melakukan pemadaman listrik sampai empat kali.
Jantje Rantung salah satu warga Tumpaan kepada beritamanado.com mengeluh alat elektronik di rumahnya rusak akibat pemadaman listrik.
“Kami merasa sangat dirugikan. Ada berapa alat elektronik rusak. Sudah tidak ada duit lagi untuk beli. PLN harus ganti rugi,” keluh Jantje yang sehari-hari usahanya mencari kayu bakar.
Dia berharap agar pemerintah dapat memberikan perlindungan pada masyarakat akibat dari pemadaman listrik secara sepihak dari PLN tanpa ada pemberitahuan lebih dulu.
Sampai berita ini diturunkan, wartawan media ini belum bisa menghubungi pihak PLN untuk dimintai keterangan.
(Isak Mamoto)
