Berita Utama

Apresiasi Kerajinan Lokal Langowan, Benny Mamoto Beri Alat Ukir Canggih Kepada Pemuda Manembo

Apresiasi Kerajinan Lokal Langowan, Benny Mamoto Beri Alat Ukir Canggih Kepada Pemuda Manembo
Benny Mamoto saat memberikan alat ukir canggih kepada Eldio

Tompaso, BeritaManado.com — Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan ternyata menyimpan potensi luar biasa di bidang kerajinan tangan melalui seorang pemuda bernama Eldio dan seorang saudaranya.

Sabtu (9/3/2019) kemarin saat bertandang ke Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara Pa’dior Desa Pinabetengan, Eldio memperlihatkan beberapa contoh kerajinan tangan dari Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan.

Adapun kerajinan tangan yang diperlihatkan kepada Ketua Umum Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara Irjen Pol (Purn) Benny J Mamoto berupa sebuah pedang, dua tongkat komando yang biasa dipegang oleh para tonaas dan beberapa ukiran kayu burung manguni.

Merasa takjub dengan hasil karya dari Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan ini, Mamoto pun langsung memberikan satu set peralatan ukir kayu canggih kepada Eldio saat itu juga di Cafe Pa’dior.

Apresiasi Kerajinan Lokal Langowan, Benny Mamoto Beri Alat Ukir Canggih Kepada Pemuda Manembo
Benny Mamoto saat memberikan penjelasan tentang koleksi burun Manguni dari seratus lebih negara di dunia di Wale Manguni

“Saya memberikan alat ukir yang menggunakan tenaga listrik ini secara spontan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Langowan Raya khususnya seorang pemuda yang berdomisili di Desa Manembo. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan jumlah produksi kerajinan tangannya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan pasar,” kata Mamoto.

Mamoto pun memberikan keleluasaan kepada Eldio untuk kapan saja datang ke Wale Manguni untuk menimbah inspirasi dari seratus lebih negara di dunia yang menggunakan manguni sebagai lambang manguni.

Semetnara itu, Eldio sendiri mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan kejutan dari Benny Mamoto berupa alat ukir yang menggunakan tenaga listrik usai berbincang-bincang tentang kerajinan lokal tersebut.

“Saya sangat berterima kasih ada orang yang sangat peduli dengan potensi kerajinan tangan lokal yang lahir dari budaya Minahasa sendiri. Dengan alat ini, mudah-mudahan akan lebih mengefektifkan waktu dalam meningkatkan jumlah produksi kerajinan tangan sehingga bisa dipasarkan ke jangkauan yang lebih luas,” ungkap Eldio.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara