Berita Utama

Antisipasi Macet, Netty Usul Trade Centre Jangan di Sario

Antisipasi Macet, Netty Usul Trade Centre Jangan di Sario
Jalan Ahmad Yani Sario Saat Ini Sudah Sangat Macet, Tidak Memenuhi Syarat Pembangunan Pusat Bisnis (foto beritamanado)

MANADO – Rencana pembangunan trade centre di lokasi pusat olahraga Sario sangat diseriusi Pemprov Sulut. Bahkan DPRD Sulut telah membentuk panitia khusus (Pansus) yang bertugas melakukan kajian pembangunan pusat bisnis dan olahraga terbesar di daerah ini.

Namun anggota komisi I yang juga anggota pansus rencana pembangunan gedung dewan dan trade centre, Netty Agnes Pantow, mengkritik rencana pembangunan trade centre. Kemacetan menjadi alasan utama legislator Partai Demokrat ini.

“Sekarang saja di kawasan ini lalulintasnya sudah sangat padat. Jika trade centre dibangun di lokasi ini dapat dibayangkan kemacetan sepuluh atau dua puluh tahun mendatang,” tutur Netty.

Perihal rencana pembangunan pusat-pusat perdagangan baru, mantan calon bupati Minahasa Utara ini menyarankan pemerintah mencari lokasi di Manado bagian utara atau timur.

“Ini juga sesuai konsep pembangunan jangka panjang walikota Manado Vicky Lumentut untuk mengembangkan kawasan Manado utara dan timur. Pembangunan pusat-pusat bisnis jangan hanya ditumpuk di Manado selatan dan barat,” tukasnya. (jry)

2 tanggapan untuk “Antisipasi Macet, Netty Usul Trade Centre Jangan di Sario”

  1. Susah itu drom noh….. sebenarnya libatkan para ahli saja semua bisa diprediksi lewat kajian2 ilmiah…namun krn kepentingan politik sirnalah samua itu…

  2. Semua orang yang paham keseimbangan lingkungan juga akan berkomentar bagitu. Apalagi konsekuensi dari pembangunan ini akan beking orang2 kehilangan sarana untuk olahraga. Mar yah katu SHS pe rencana, sapa yg berani mo bilang pa dia? Dia kan lebih ahli lingkungan dari siapapun…. heheheehehe….

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara