Politik dan Pemerintahan

Angouw Pertanyakan Cara Mega Corpora Masuk Bank Sulut

Manado – Masuknya Mega Corpora di Bank Sulut menjadi salah-satu pertanyaan anggota Banggar Andrei Angouw kepada TAPD yang dipimpin Sekprov Siswa Rachmat Mokodongan pada rapat pembahasan KUA-PPAS APBD-P 2013 di DPRD Sulut, Selasa (27/8).

“Kami ingin tanyakan bagaimana cara sehingga Mega Corpora bisa masuk ke Bank Sulut. Dalam arti mekanismenya seperti apa,” ujar Angouw.

Begitupun anggota Banggar Djenri Keintjem mempertanyakan deviden Bank Sulut yang selalu dimasukkan sebagai penyertaan modal untuk penambahan komposisi saham tidak dinikmati oleh rakyat Sulut.

“Selain PNS deviden Bank Sulut tidak pernah dinikmati masyarakat. Coba gunakan deviden untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan atau kesehatan,” tegas Keintjem.

“Rapat akan dilanjutkan pekan depan usai reses angota DPRD untuk mendengarkan jawaban dari pihak pemerintah provinsi melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). (Jerry)

30 tanggapan untuk “Angouw Pertanyakan Cara Mega Corpora Masuk Bank Sulut”

  1. BAGAIMANA. KALAU DANA DANA DARI KABUPATEN DAN KOTA RAME RAME KASE PINDAH K BANK LAENG. SUPAYA ORANG LUARJO PE MODAL DENG PROPINSI PE DANA TU DIBANK SULUT??????

  2. Waktu max kembuan presentasi awal dan diacara tanda tangan MOU (hadir CT, SHS, JW dll), semua kse ststement sorga telinga: MegaCorp masuk BS bangun Sulut. P N do dhank sasaran kredit P N S kote..

  3. @Learner, dulu BS salurkan kredit maksimum 40 persen gaji PNS, tapi karena kejar target laba MegaCorp tahun 2012 sebesar 200milar sekarang 2013 dipatok 400 miliar , Direksi Bank Sulut keluarkan Surat Keputusan No.012/KRD/Dir/III/2012Tgl 29 Maret 2012.. SK Dir ini membuat gaji PNS terjaring semua bayar Kredit..Kami diberi target capai laba, kami harus agresip cari PNS salurkan kredit karena cepat dan Aman.. Apalagi Gubernur Sulut dalam Rapat2 Kerja Bank Sulut selalu semangati capai laba sebesar itu..Mudah2an Learner maklum kaitan Krdit PNS dan MegaCorp.. Maaf kalo kami salah, tapi yang jelas kami PRIHATIN BAnk Sulut merusak moral PNS didaerah ini karena mereka jadi konsumptif dan disiplin mereka merosot dan muncul pungli2. Sekprop prihatin. Disiplin pegawai makin menurun.. Kesimpulannya Enyahkan MegaCorp, Kurangi Kredit PNS..Kami Pegawai Bangga, tapi lebih Cinta Sulut.. Masa Depan Sulut Bakal Hancur…

  4. Cuplikann berita:———————————–>. Mokodongan sendiri merasa sedih dengan temuan PNS malas masuk kantor. “Saya sedih dan menyesal selaku Ketua Baperjakat, karena merasa kecolongan, dengan masalah kepegawaian ini”
    Bapak Ibu Dewan Sulut, Sumber masalahnya: Demi kejar target Laba besar, Bank Sulut ekspansi kredit yangg cepat ddan aman .Gaji PNS sasaran utama minta digadaikan ke Bank Sulut dan sebagian kee Bank Mega. .Merdeka

  5. Kalu masalah PNS ambe kredit di Bank kong so abis to tu gaji for mo bayar kredit so terjadi dari dulu-dulu dan bukang cuma di BS. Banyak juga PNS yang ambe kredit di BRI dan lembaga keuangan/perkreditan lainnya. Jadi alasan kredit PNS ini bukanlah merupakan alasan substansial dalam menolak masuknya masuknya MegaCorp ke BS.

  6. Sekprov nyandak ada KUASA soal Bank SULUT.
    SHS yang berKUASA.
    Musti tanya pa SHS apa deal2 ekonomi dan politik yg Pemprov kase lewat Bank SULUT????? Kiapa dorang nyandak kase itu bagian “saham2” Bank SULUT ka banyak pengusaha2 KAWANUA?????

  7. Cuplikann berita:———————————–>. Mokodongan sendiri merasa sedih dengan temuan PNS malas masuk kantor. “Saya sedih dan menyesal selaku Ketua Baperjakat, karena merasa kecolongan, dengan masalah kepegawaian ini”
    Bapak Ibu Dewan Sulut, Sumber masalahnya: Demi kejar target Laba besar, Bank Sulut ekspansi kredit yangg cepat ddan aman .Gaji PNS sasaran utama minta digadaikan ke Bank Sulut dan sebagian kee Bank Mega..

  8. BPD kase brenti jo ba kredit pa pegawai, dorang so mo pancuri tu doi mbank. Dikampung pa kita so berapa tu pensiun dini, pegawai bank datang batagih, dorang so lari ke kobong. Beking malo, lebeh bae kse patorang orang lkampung usaha jelas biar cuma bapiara babi.

  9. Aneh dikandang MegaCorp tidak ada satu BPD Sumatera (utara,barat,selatan,Riau,lampung) ikut rayuannya.. Adooh Sulut pe bodok do’..

  10. Bank Sulsel juga ditawari pihak luar tapi tegas ditolak Sang Gubernur
    Ini copas beritanya:
    MAKASSAR, FAJAR – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Sulselbar memutuskan untuk tidak menerima investasi luar dalam penambahan modal inti. Meski bank milik Pemprov Sulsel dan Sulbar itu menargetkan melakukan ekspansi besar, namun tambahan modal akan diambil dari para komisarisnya..
    ……SulutPastiBisa…..

  11. Bank2 daerah di Sumatera , kalimantan, Sulawesi , Bali banyak juga yang kurang modal tapi mereka nggak paksakan tambah modal dri luar. Mereka realistis kemampuan modal sampe nggak over ekspansi. Gue lihat Bank Sulut sarat kepentingan..waspada jangan sampe jatuh kayak dulu lagi. Jangan dibodoin tuuuh.

  12. Jujur saja banyak orang Sulut suka Mapalus buat bank Sulut….cuma katu karena dealnya sama petinggi cuma CT corp yg mampu…apalagi untuk Pilkada n Pemilu…wkwkwkwk….hanya petinggi pemprov n deprov yg tahu…….Menyesal bayar pajak daerah..ternyata untuk orang luar pe kesejahteraan

  13. So bahaya ni daerah, se kaluar jo tu Bank Mega, kong se brenti jo tu pns ba kredit basar..

  14. So berbahaya ni daerah, se kaluar jo tu Bank Mega, kong se brenti jo tu pns ba kredit basar..

  15. Saya kutip penggalan komentar bapak Arthur “Klu dampak dari bs berikan kredit ke pns yg nantinya dpt sengsarakan pns itu nantinya; sebaiknya Pak SHS siapa pns yang layak dpt kredit . Bukan kesalahan ini ditimpakan kpd bank sulut.”
    Nampaknya Bapak ketinggalan informasi, bahwa penyaluran kredit yang be
    Bendaharawan gaji sering mengamuk ke Bank Sulut karena pegawai tidak bawa uang kerumah. Kami sependapat Peduli cs, sasaran kredit ke PNS utk cari aman dan untung besar, lebihnya berbahaya bagi DAERAH yang pegawainya terlilit hutang..sar dan jangka waktu lama bukan kebijakan Pemda melainkan bersdasarkan SK Direksi BAnk Sulut, dimana seluruh gaji PNS digunakan membayar kredit, dan jangka waktunya sampai 12 (duabeelas) tahun..Istilah bendaharawan: gaji sapu bersih bayar angsuran..
    Bendaharawan gaji sering mengamuk ke Bank Sulut karena pegawai tidak bawa uang kerumah. Kami sependapat Peduli cs, sasaran kredit ke PNS utk cari aman dan untung besar buat MegaCorp cs, dlain pihk berbahaya bagi DAERAH yang pegawainya terlilit hutang..

  16. .Saya jadi bingung, kalo Anggotaa Dewan Andre masih bertanya bagaimana cara MegaCorp masuk BS, artinya selama ini Dewan tidak dilibatkan..Naah disini aspek legal yang dilewati. Men.hemat kami Dewan harus memberi persetujuan bisa atau tidaknya pihak luar masuk Bank Daerah. Bank Sulut memang sudah PT, tetapi tidak serta disamakan PT umumnya, karena didalamnnya mengandung uang rakyat yang dipisahkan menjadi modal bank. Kalau diidentikan dgn Bank Nasional (mandIri, bni) modalnya dari negara @ apbn sehingga bdan hukumnya menjadi PT (pesero). Kalo didaerah @ APBD harus dikaikan dengan undang2 keuangan Daerah.. Kalau ini benar artinya BI keliru memnberi persetujuan Mega masuk BS.., dengan drmikian bentuk badan hukum Bank Sulut adalah Perseroan Terbatas yang tunduk pada aruran perundangan keuangan daeha..

  17. Komentar @Arthur seorang Legislatip apalagi menjabat Pimpinan Dewan yang juga bekas seorang tokoh/pejabat Bank Sulut sangat disayangkan begitu mudah membenarkan MegaCorp masuk BS..
    Apakah Anda tidak menyadari asset daerah telah tergadaikan ???
    Apakah Anda tidak ada masukkan bahwa bank sulut dikendalikan bank Mega Apakah Anda tidak tahu motif Mega cuma cari untung besar ??
    Apakah Anda tidak sadar gerakan bank Mega membahayakan posisi pegawai yang kini terjerat utang besar dan jangka waktu lama ?? Dll..dll..dll..
    Waktu Anda di Dewan ndak lama lagi, tapi masih ada waktu menyelamatkan asset daerah..Jangan sampe Anda dituding ada mata tapi tidak melihat, ada telinga tapi tidak mendengar.. Anda punya posisi strategis mendudukkan kembali Bank Sulut sebagi Torang pe Bank. Bukan Dorang pe Bank..

  18. @peduli sulut cs….. Krn nama saya anda sebut makanya saya ikut ambil bagian menjelaskan. Saya skrg pensiunan bank sulut ( bpd sulut ), dan pernah menjabat ketua pensiunan bank sulut torang pe bank. Pertanyaan sahabat saya andre … Bgm mega corpora msk di bank sulut? Klu itu pertanyaannya jawabannya mudah. Yg menjadi pertanyaan dasar…. Apakah sah mega corpora mendapat hak ambil bagian dalam BS selaku pemegang saham? Saya selaku wkl rakyat n juga stake holder BS saya beberapa wkt lalu mempertanyaka hal ini juga. Tentu saya tdk cari tahu ke org yg stengah tau atau yg sok tau atau yg pernah menjabat di BS tapi keluar dgn hati gunda gulana. Saya bersahabat dgn kepala bank indonesia pak suhaesi selaku pengawas bank dlm segala aktivitasnya. Jawabannya : masuknya mega corpora tdk melanggar aturan. Inilah jawaban intinya utk masy sulut. Klu dampak dari bs berikan kredit ke pns yg nantinya dpt sengsarakan pns itu nantinya; sebaiknya Pak SHS siapa pns yang layak dpt kredit . Bukan kesalahan ini ditimpakan kpd bank sulut. Jawaban utk sahabat saya Pak Andre, biar nanti pak sekprov jawab tgl 4 sept 2013 utk lanjutan pembahasan apbdP2013 pemprov sulut dgn banggar dprd prov sulut. Ingat bs itu sdh jadi pt bank sulut … Tetap torang pe bank! ! Amen

  19. Kalau Bank Sulut kini dikuasai/dikendalikan pihak luar, Dewan Propinsi Sulut sekarang harus bertanggung jawab. Amanah rakyat: Amankan asset daerah sersuai peraturan perundangan yang berlaku. Merdeka

  20. Kalau Bank Sulut kini dikuasai/dikendalikan pihak luar, Dewan Propinsi Sulut sekarang harus bertanggung jawab. Amanah rakyat: Amankan asset daerah sersuai peraturan perundangan yang berlaku.

  21. @ Komentar Me—- Kalau hanya tanyakan pasti jawabannya normatif: Butuh modal atau sudah lapor Bank BI dsb.. Yang perlu tindakan nyata Legislatif : (SATU) Enyahkan MegaCorp dari Bank Sulut . Harus berani menolak seperti daerah2 lain (terutama Sumatera dan Kalimantan, Bali dsb) yg tidak mau menerima MeGaCorp. Mereka tidak tega Bank Daerah digadaikan ke pihak lain.(DUA). Dewan Sulut bersama Gorontalo bentuk PANSUS, lacak sinyalemen aroma bisnis ini (TIGA) DEWAN lacak dampak buruk masuknya MegaCorp ke BS yang memburu kredit PNS. Kedepan dipastikan banyak PNS pensiun dini, korupsi, tidak disiplin karna gaji telah tergadaikan dan tidak mampu bayar kredit..

  22. Tanyakan saja sama pemegang saham mayoritas tertinggi, siapa lagi Kalau bukan pak Gubernur.. Apakah ada perjanjian bisnis tertentu…?

  23. Prihatin, akibat gaji dipakai bayar Kredit bank——————–>AMURANG, (manadotoday.com) – Kinerja dari Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minahasa Selatan (Minsel) kembali disorot. Pasalnya, dari lima ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja dilingkup Pemkab Minsel, dikabarkan ada sekitar ratusan PNS yang ada kurang disiplin namun tal mendapat sanksi tegas dari BKDD Minsel

  24. Sbgai pimpinan Unit kerja merasa keberatan cara Bank Sulut memberikan kredit kepada Pegawai. Bank Sulut malah agresip menawarkan kredit jumlah besar dan jangka waktu lama. Pegawai sering bolos, alasan berbisnis dari modal kredit. Ada teman pimpinan mengeluh, karena gaji habis bayar kredit, sering pungli dilinkungan kantornya.. Gawat..Mohon Bapak Dewan batasi salurkan kredit besar..

  25. Komentar peduli bank sulut benar sekali. Mohon dewan Sulut dan Gorontalo aksi nyata BATALKAN saham MegaCorp. Kesejahteraan kami berkurang karena kejar laba demiMegaCorp..Tolong..tolong..Tolong.. Trimakasih..

  26. MegaCorp masuk BS melanggar aturan karena disinyalir ada kepentingan pihak tertentu. Masyarakat tahu, sebenarnya tambahan modal sudah deal dengan Bank Jabar tiba2 dibatalkan. Bank Jabar komplain BS tidak komit karena dana sdh disediakan dan sudah masuk RKAT dan Bussiness Plan.
    Beberapa masalah masuknya MegaCorpora (MC)
    1. Bank Sulut sbgi asset daerah kehilangan sumber pandapatan daerah, karena deviden akan mengalir ke MCorp. Return On Eguity (ROE) bank lebih 50 persen
    2..Bank Sulut sebagai bank Daerah mandul, karena Direksi Bank diberi target laba besar melalui ekspansi kredit pada sektor konsumptif. BI pun tidak berdaya mengarahkan ke portofolio kredit produktif..
    3. Jajaran management dan operasional bank (komisaris dan Direksi) dikuasai MCorp, potensi orang daerah tersisih.
    4. Sulut dan Gorontalo kehilangan asset kebanggaan daerah, karena sekarang BS dikendalikan Megacorp..Motto: Bukan lagi Torang pe Bank tapi:DORANG PE BANK..
    5. Sangat Fatal: utk kejar target laba (butir 3), sasaran kredit Ke PNS..Gaji nya disapu bersih utk bayar kredit.. AkibatnyaPNS berpotensi Korupsi, “pensiun dini”, disiplin berkurang dsb..
    Saya yakin Rakyat Sulut mampu tambah modal.. Ingat : tahun 60-an sampai tahun 80-an masyarakat bayar pajak (saat itu bukan PBB tapi IPEDA-Iuran pembangunan Daerah disisihkan 10 persren utk tambah modal BPD). Artur Kotambunan tahu itu. Artinya kalau mau tambah modal seharusnya ditawarkan dulu kepada masyarakat SULAWESI UTARA dan GORONTALO dulu. Saya yakin ada orang/badan usaha didaerah ini yang mampu tanggulangi modal.BAnk Sulut.; Dulu bank sulut krisis modal hanya diatasi KUD dan Puskud

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara