Berita Utama

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat: “Seret Mafia Tanah ke Pengadilan”

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat: "Seret Mafia Tanah ke Pengadilan"
Sebagian kelompok massa sebelum bergerak dari Sario depan kantor PLN (foto beritamanado)

MANADO – Janji kelompok Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi direalisasikan. Senin (31/10) siang tadi, sekitar seribu lebih massa dari berbagai kelompok dan ormas menyambangi kantor DPRD, Pemprov Sulut, Kejati hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami melakukan perlawanan secara terbuka kepada rezim penguasa yang berkoorporasi dengan pemilik modal yang merampok semua kekayaan alam kita. Negara juga tak bisa memberikan jaminan keadilan kepada masyarakat, terbukti masih banyak tanah warga yang dikuasai pihak tertentu hasil perselingkuhan dengan BPN dan aparat penegak hukum,” tutur Benny Rhamdani yang betindak sebagai koordinator aksi, disambut tepuk tangan ribuan pendemo.

Rhamdani juga mendesak kepada pihak kejaksaan untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap mafia tanah, termasuk oknum-oknum pegawai BPN serta pemerintah desa dan kelurahan yang melakukan tindakan-tindakan keji  melakukan penyerobotan tanah dengan modus tertentu.

“Sudah menjadi rahasia umum, kasus tanah selalu melibatkan oknum BPN, aparat penegak hukum dan pemerintah desa. Mereka dengan tidak berprikemanusiaan melakukan penyerobotan tanah. Mereka-mereka inilah yang disebut mafia tanah, suatu tindakan keji yang melanggar etika serta norma-norma agama,” ujar Rhamdani, disertai teriakan-teriakan, “seret mafia tanah ke pengadilan” oleh para pendemo. (jry)

 

3 tanggapan untuk “Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat: “Seret Mafia Tanah ke Pengadilan””

  1. kalau merasa warga sulut, coba tentramkan sulut. semua ada jalurn hukumnya masing2. bukan aksi2an. emang sudah nggak ada kerjaan lain? Anggota DPR kalau mau bela rakyat, berkelahi sana di ruang DPR. itu tugas kalian dan kami membayar kalian dari pajak yang kami bayar. bukannya membodohi rakyat untuk turun di jalan. kami memilih kalian2 bukan untuk menjadikan kami seperti preman yg turun di jalan. Kami memilih kalian untuk melihat apakah aspirasi kami akan kalian perjuangkan DIDALAM RUANG DPR ATAU TIDAK. BUKAN DI JALAN KONG TORANG YG JADI PION.

  2. adoh eeh ngana mengkalaim suara orang sulut mar nda tau itu permasalahan….eeehh masalah Tanah itu hak siapa saja mo demo….. kiapa so rusuh so itu aksi…. jgn ngana primordial bgt…sulut bkn cuma ngana punya….wkwkwkwkwk

  3. coba dicek dan ditelusuri baik-baik… itu Rhamdani benar-benar asli orang SULUT atau cuma pendatang tapi mau bikin rusuh SULUT

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara