Beranda › Opini › Agar Dapil Pemilu Tidak Dipolitisasi Opini Agar Dapil Pemilu Tidak Dipolitisasi Alfrits 12 Desember 2022, 09:57 WIB Diperbarui: 12 Desember 2022, 09:57 WIB Tanpa dikendalikan, gejolak sosial bisa saja terjadi terutama ada kapling etnik atau agama dalam suatu dapil. Penulis: Ferry Daud Liando(Dosen Ilmu Politik Unsrat) Berita Terbaru Trump Umumkan Selat Hormuz Dibuka, AS-Iran Capai Kesepakatan Damai Internasional Dibalik Penerimaan Busana Rohani Postulan MSC: Berkat Uskup Manado Jadi Jubah Spiritual bagi Nicolaus Tangapo Berita Utama Fanny Runtuwene Siap Jadi Penggerak Pembangunan Desa Mokupa Minahasa Pemkab Minahasa Beri Apresiasi Semangat Melayani Rumah Sakit Siloam Sonder Minahasa Berita Terpopuler 1 Gubernur Yulius Selvanus Lantik Ratusan Pejabat, Ini Daftarnya 2 Mantan Wakil Inspektur Kopassus Yuri Elias Mamahi Resmi Jabat Danrem 131/Santiago 3 Gempa M7,7 Mindanao Terasa di Manado Pagi Ini 4 Ampera Sebut Aksi Bungkam tak Terkait Pilkada Sitaro Bagikan:FacebookWhatsAppTelegram.. Salin Link Halaman: 1 2 3 Tag: dapil pemilu Dosen pemilu unsrat Ferry Liando pemilu 2024 politisasi dapil pemilu
Berita Utama Krisis DPRD 2029? Ferry Liando Sebut Pemilu Sela hingga Perpanjangan Jabatan Berpotensi Langgar Konstitusi
Berita Utama Yulius Selvanus Komit Berantas Korupsi, Ferry Liando: Pencegahan Paling Efektif, Perlu Satgas Independen
Agama dan Pendidikan Seminar Nasional JPPR di FISIP Unsrat, Ferry Liando: UU Pemilu Kerap Lemahkan Nilai Demokrasi
Agama dan Pendidikan Revisi UU Pemilu dan Pilkada Jadi Prioritas, FISIP Unsrat Siap Berkontribusi Lewat Kuliah Umum