Agama dan Pendidikan

Pelsus Bukan Profesi Tapi Panggilan Pelayanan

Rivay Rompas.
Rivay Rompas.

Amurang – Menjelang pemilihan Pelayan khusus (Pilpelsus), Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang serentak akan digelar sore ini, beragam pendapat pun bermunculan.

Ketua DPD GAMKI Sulut, Rivay Rompas SE, mengatakan pemilihan Pelsus adalah pekerjaan Roh Kudus yang melibatkan proses berdemokrasi, kerena diimani sebagai bagian dari pekerjaan Roh Kudus dan karya Roh Kudus dalam pelayanan gereja.

Menurutnya, Proses berdemokrasi dalam pemilihan pelayan khusus di GMIM adalah bagaimana anggota-anggota sidi jemaat dalam iman dan tuntunan Roh Kudus memberi suara kepada orang yang  dipilih mereka. Dimana, jemaat diberikan kebebasan memilih pelayan khusus, dan yang terpilih tentunya berdasarkan suara terbanyak.

“Jadi asas demokrasi yang dugunakan ini adalah alat yang dipakai Allah untuk memilih pelayan-Nya. Untuk itu jangan sampai ada tekanan, dengan harapan semua calon pelsus untuk menjaga kekudusan pemilihan ini jangan sampai tercoreng dengan tindakan yang kotor,” kata Rompas, kepada Beritamanado, Jumat (11/10).

Lanjut Rompas berharap, Bagi para kandidat pelsus untuk menggumuli pemberian diri tersebut. Karena pemilihan pelsus harus berorientasi pada pelayanan gerejawi dan bukan berorientasi pada kekuasaan. “Kerena jabatan Pelsus bukan profesi tapi panggilan pelayanan,” kata tokoh pemuda asal Minsel ini. (Vanly Solang)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara