Minut

Ada Bidadari di Air Terjun Palaes? Inilah Destinasi Wisata ‘Tersembunyi’ di Likupang

AIR TERJUN WALANGAN

Air terjun ini adalah sebuah destinasi wisata di Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang yang belum banyak terekspos.

Air terjun ini berlokasi di Desa Palaes, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Air terjun ini, oleh sejumlah warga Likupang, disebut juga sebagai tempat mandi bidadari karena letaknya yang cukup jauh dari pemukiman penduduk.

Menurut warga setempat di lokasi ini banyak terdapat kupu-kupu dengan berbagai warna. Ada juga burung dengan kicauan yang merdu seolah sedang menyanyi berbalas-balasan.

Ketika tiba di lokasi ini memang seperti ada di dunia lain di dalam istana, di dalam hutan dengan keindahan alami dan ketenangan sejati karena bunyi-bunyian gesekan daun, siulan burung dan aliran air yang alami itu.

Tak heran yah, jika ada masyarakat yang percaya jika air terjun ini merupakan tempat ‘santai’ para bidadari.

Menurut warga setempat di lokasi ini banyak terdapat kupu-kupu kecil dengan berbagai warna. Ada juga berbagai burung dengan kicauan yang merdu, seolah sedang menyanyi berbalas-balasan.

Ketika tiba di lokasi ini memang seperti ada di dunia lain di dalam istana kecil sebuah hutan. Hutan dengan keindahan alami dan ketenangan sejati karena bunyi-bunyian gesekan daun, siulan burung dan aliran air yang alami itu.

Tak heran yah, jika ada masyarakat yang percaya jika air terjun ini merupakan tempat ‘santai’ para bidadari.

Air Terjun Walangan di Desa Palaes ini memiliki ketinggian air sekitar 10 meter dari permukaan telaga.

Airnya tidak pernah mengering sehingga air terjun ini menjadi pemandangan yang bisa dikunjungi kapan saja.

Hanya memang jika musim panas airnya akan lebih sedikit dan sebaliknya, jika musim hujan, pengunjung harus berhati-hati dengan banjir atau air besar yang tiba-tiba datang.

Yah, tentu saja waktu yang pas untuk berkunjung ke lokasi air terjun ini adalah tidak saat musin penghujan.

Kalau hanya gerimis-getimis biasa, itu justru bagus untuk menemukan pelangi di area itu.

Pemandangan di lokasi air terjun Palaes ini masih sangat alami.

Ada tumbuhan bambu dan pepohonan yang rindang. Saat kami berkunjung, pemerintah setempat sudah membuatkan tempat duduk yang oleh warga Manado disebut ‘dego-dego.’

Sebuah tempat duduk besar yang terbuat dari bambu. Ada banyak spot foto menarik di lokasi ini. Wisatawan bisa berfoto dari jauh untuk bisa mendapatkan full gambar air terjunnya.

Bisa juga untuk gambar yang estetik, mendekat ke air terjunnya sehingga detail lapisan dinding bebatuan tinggi itu bisa menjadi latar foto dan tentunya hasilnya akan sangat bagus.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara