Di bagian sisi kanan air terjun ini masih di dalam sungai kecil yang dilaluinya terdapat dinding yang terdiri dari beberapa jenis lapisan tanah dan bebatuan.
Di situ juga terdapat akar pohon yang menyatu dengan lapisan tersebut sehingga menciptakan gradasi warna yang unik.

PERJALANAN KE LOKASI
Memang, butuh tenaga ekstra untuk tiba di lokasi Air Terjun Palaes ini. Namun tenang saja, ketika tiba, rasa lelah itu akan langsung terbayarkan dengan panorama alami.
Air yang jernih dan pepohonan yang rindang membuat lokasi ini cocok untuk menenangkan jiwa yang penat.
Oh yah, perjalanan ditempuh kurang lebih 45-60 menit untuk tiba di lokasi Air Terjun Palaes. Dalam perjalanan kita bisa menikmati panorama serba hijau yang tersaji dari kebun, pala dan cengkeh warga setempat.
Beberapa waktu lalu, penulis dan sejumlah wisatawan lokal berwisata ke Air Terjun Palaes. Kami ada yang naik sepeda motor ada yang naik mobil. Seperti biasa ketika tiba di Desa Palaes, kami melapor ke pemerintah setempat.
Disitu juga kami memarkirkan kendaraan yang kami bawa. Lalu, kami dicarikan pemandu wisata lokal dan dari situ kami langsung start dengan berjalan kaki.
Catatan khusus bahwa ada banyak jalan bercabang dan titik blank spot dari jaringan seluler di lokasi tujuan. Jadi, memang sebaiknya ketika pertama kali berkunjung, gunakanlah tenaga pemandu wisata lokal agar tidak nyasar dalam perjalanan.
Lokasi air terjun Palaes ini punya banyak daya tarik sebagaimana kategori wisata petualangan. Wisatawan yang hobi mencari lokasi wisata yang baru, lokasi yang eksotis untuk konten-konten foto maka lokasi ini bisa menjadi pilihan.
Hingga kini, belum ada akses kendaraan baik sepeda motor apalagi mobil. Jalan menuju lokasi Air Terjun ‘Walangan’ Palaes hanya berupa jalan setapak dan bahkan harus melalui hutan untuk tiba di lokasi.
Tapi Lokasinya sangat bagus untuk berwisata sekaligus memperkenalkan keindahan alami kepada keluarga, rekan kerja atau teman- teman komunitas.
Perlu diketahui juga, Desa Palaes memiliki banyak sekali tempat wisata maupun potensi wisata yang sedang dikembangkan. Jadi, jika kamu berencana berwisata ke destinasi wisata di Desa Palaes, tidak ada salahnya kamu juga mengunjungi lokasi wisata lainnya di desa ini.
Hukum Tua Desa Palaes, Grace Morong mengatakan Air Terjun Walangan memiliki cerita tersendiri sebagai cerita turun temurun atau mendekati legenda.
“Walangan itu nama salah satu sungai yg ada di Desa Palaes yang artinya berkaitan dengan ‘tanah loloangan’ yang artinya pintu terbuka. Pintu terbuka yang dimaksudkan rupanya pemaknaan dari model air terjun yang dindingnya menyerupai pintu yang bisa untuk masuk keluar,” ungkap Grace.
Ia tidak menguraikan secara detail, namun menurutnya sama seperti di daerah-daerah lain setiap lokasi ada legendanya.
Hanya memang dengan kecanggihan teknologi dan keyakinan masyarakat terhadap agama maka masyarakat desapun percaya bahwa lokasi apa saja yang dikunjungi asalkan dengan niat yang baik dan tindakan-tindakan yang tidak melawan asusila maka wisatawan atau siapapun akan aman saat berkunjung ke lokasi manapun.
Selain Air Terjun Walangan ada banyak lokasi wisata di Desa Palaes.
Pemerintah desa dan masyarakat juga kompak dalam pengadaan homestay secara swadaya dan paket tour ekowisata juga pengembangan daya tarik wisata lainnya bersama lembaga-lembaga kompeten seperti ASIDEWI, Balawista, GenPI, IPI, HPI, Komunitas Likupang Raya (KLiR) dan lainnya.
