Agama dan Pendidikan

Wow..!!! 69 Anggota Senat di “Karantina”

Manado – Anggota Senat Universitas Sam Ratulangi Manado yang baru melaksanakan pemilihan siang hari tadi saat ini langsung melakukan konsolidasi di salah satu hotel berbintang di kota Manado.

Pantauan beritamanado, 69 anggota Senat Unsrat yang notabene akan memilih Rektor besok hari, saat ini sedang bermalam secara bersama-sama di hotel berbintang, sebut saja Hotel Sedona Manado.

Informasi yang diterima beritamanado melalui sumber terpercaya mengungkapkan bahwa salah satu oknum bakal calon Rektor dengan inisial DR mengkarantina seluruh anggota Senat untuk memuluskan langkahnya menuju orang nomor satu di Unsrat.

“Hal ini mengindikasikan pada tindakan gratifikasi. Sebab tidak logislah salah satu calon mengakarantinakan seluruh anggota Senat yang ada. Pasti ujung-ujungnya berbicara mengenai fee,” papar Flora Kalalo ketika dimintai tanggapan media ini.

Flora kemudian mengharapkan agar Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan sikap atas keadaan yang sementara di alami Unsrat. “Kami berharap sebenarnya menteri bereaksi guna menghalangi Unsrat ke jalan kehancuran,” tutup Flora.

Terkait adanya pengumpulan para anggota Senat Unsrat di Hotel Sedona tersebut, ketika dikonfirmasi kepada pihak Unsrat melalui juru bicara Daniel Pangemanan enggan memberikan komentar terhadap pertemuan anggota Senat tersebut.(gn)

23 tanggapan untuk “Wow..!!! 69 Anggota Senat di “Karantina””

  1. Je suda jo banyak bacot, talalo babela rumokoy ngana kang dasar pengecut. Apa yang ibu FLORA da perjaungkan itu butul, beberapa komen diatas kelihatan skali itu dari orangnya rumokoy, tanya jo di samua mahasiswa kalau dorang suka ini rumokoy, pasti dorang jawab bosan le deng rumokoy nya ada yang butul dia biking unsrat. apalagi warga KLEAK & BAHU paling kecewa saat di tutup itu jalan umum, kira dia p papa p jalan stau…

  2. Memang ini gaya mafia soharus dilawan, pake acara karantine leh saga. Ini kampus, bukan lembaga politik, pikiran dan cara ini cuma bikin rusak Unsrat. BARENTI deng tempo.

  3. Test untuk,..Saya dukung Pak.Daniel Jadi Rektor,.Bukan di Unsrat tapi di Gohu balanga

  4. …Prof.Tewal banyak selamat anda menjadi Rektor,..Prof.Rumokoy cocok jadi menteri,..Menteri bidang LOBI dan bapak daniel Pangemanan jadi Assisten Menteri Bidang ” Pang — “,..Dr. R. Sondakh jadi Pembantu Rektor –,..

  5. Baku bage jo truss… Taon depan kurang itu anak2 yg nyanda dapa trima di universitas lain yg mo maso disitu (sisa2 buangan). Supaya jadi kayak itu universitas yg dimakasar depe mahasiswa tiap hari demo dan balempar,dan pukul orang. Ini noh wajah UNSRAT 2014 kalo ngoni cuman cungkel2 trus pa Incumbent. Dan kalo ngoni berhasil cungkel ngoni akan rasa noh itu bgmn rasanya kalo didemo, dimaki,dll… Apa yg ngoni tabur itu akan dituai…. Orang tabur bibit durian tumbuh kamari durian, nyanda mungkin tumbuh buah yang lain. Begitu juga kalo skarang kalian tabur kebencian pasti juga yg ditabur kebencian 100%. Nyanda mungkin akan menuai keberhasilan. Ingat bae2 itu…. Thanks GBU

  6. papa rizky baca dulu ‘pembaca’ p komentar di berita satu.heran qta itu suara boleh jadi 81 (maksudnya 91 sto),kira ini suara siluman (kecuali suara dari menteri) mar itu Prof. Tewal p nama Prof B. Tewal ato Prof. L Tewal kang???? hehehehe….

  7. Rumokoy 69., L Tewal 47, J. Supit 44. Rumokoy kalah jika 47 + 44 = 81 jika suata L Tewal dengan J Supit digabung…. L Tewal Rektor, J Supit Wakil Rektor, aman deh !!!

  8. Banyak pecundang sejati disini, lia jo org2 yg tidak bisa menerima kenyataan kalo kalah talalu byk alasan. Kalo so gila rumah sakit jiwa tabuka lebar depe pintu.. Hihihihi…

  9. Tabea ….

    research university or teaching university or political university ……yang manakah dikau UNSRAT ……..??????

    kalau Om Sam Ratulangi masih hidop ….dia mngkn yg ada dibarisan paling depan pendemo kemarin …..walahualam …

  10. Viva tim ten! Meskipun ngoni nanti sadar setelah dapa cabu dari jabatan pimpro, asdir, pembantu dekan, dll, maar ngonilah pahlawan unsrat spt yg tersirat dari komentator danny pe komentar. Tanda-tanda kehancuran unsrat memang so mulai nampak. Antara lain pembangunan rumah sakit pendidikan so nyandak lama rampung untuk digunakan bagi perkembangan riset di bidang ilmu kedokteran sekaligus membantu masyarakat sekitar kampus dan masyarakat umumnya, gedung-gedung direhabilitasi menjadi lebeh modern dan nyaman digunakan, alokasi beasiswa makin bertambah dari tahun ke tahun. Orang miskin bisa masuk lewat bidik misi, mapalus, dll. Samua itu tanda-tanda kehancuran bagi unsrat. Dan tanda-tanda kehancuran yang paling aktual so itu dibangunnya menara kembar kedokteran gigi yang berpeluang ditabrak dengan pesawat oleh teroris. Dorang suka yang kembar-kembar rupa WTC. Unsrat jadi terancam serangan teroris. Samua ini jadi alasan perjuangan karena unsrat somo ancor. Harus diselamatkan. Juga yang menjadi tanda kehancuran adalah ada oknum dosen yang nyandak pernah dilantik jadi dekan sehingga fakultas dirugikan dan somo ancor karena tidak dipimpin oleh dosen ini. Padahal bagus skali kata dia. Pande skali. Lebeh bagus dari dekan skarang kata. Makaseh banyak pa PTUN setempat. Upaya hukum lebeh ka atas (naik banding, kasasi, peninjauan kembali) belum lagi dilakukan incumbent maar incumbent so dihakimi tidak taat hukum. Artinya itu PTUN setempat so dijadikan benteng terakhir mencari keadilan khusus untuk masalah dekan yang tidak dilantik. Masalah-masalah laeng boleh naik banding sampai di MA. Itu tidak disebut tidak taat hukum. Bagitu toch mener dan encik pakar-pakar hukum di tim ten? Untunglah di fekon tu calon dekan suara terbanyak nyandak ba lapor PTUN. Karena yang dilantik yang nomor dua. Atau mungkin dia tahu diri taat asas bahwa rektor punya hak melantik satu di antara tiga besar. Juga tanda kehancuran lainnya adalah aksi demo hilang karena mahasiswa sibuk kuliah sesuai tugas utamanya di kampus. Semestinya kua unsrat mencontohi salah satu universitas di sulsel yang sasadiki diwarnai demo dan pertikaian mahasiswa, including perusakan prasarana kampus. Itu baru bilang kampus toch? Jadikan kampus sebagai pusat demo dan anarkisme. Ada kuliah, ada demo, ada tukang ba lapor, ada tukang kaseh panas. Cocok dengan dasa dharma perguruan tinggi. Kalau nyandak ada demo-demo, nyandak ada yang kaseh-kaseh panas, nyandak ada lapor-melapor, bukan pendidikan tinggi yang terhormat katu namanya itu. Daripada cari muka pa rektor lebeh bae torang cari muka pa tim ten. Maju terus katu. Selamatkan unsrat. Laporkan unsrat. Ganggu terus itu proses suksesi sampai incumbent malintuang. Ganggu terus itu KBM dengan demo. Ajak warga pandu untuk kerjasama dgn prinsip simbiosis mutualisme. Sama-sama menguntungkan. Warga menunjang demo beberapa orang mahasiswa di unsrat nanti mahasiswa tunjang demo warga di sario dgn di jalan 17 agustus. Supaya kelihatan banyak orang. Pigi jemput dengan bis tu warga. Jangan lupa ajak pa bera. Dia suka sekali iko-iko yang bagitu. Berjuang demi rakyat. Biar so lompat pagar ke partai A maar tanpa malo tetap menduduki kursi milik partai B. Kalau bera tahu malo nyandak usah tunggu dapa cabu lewat SK. Langsung mengundurkan diri secara jantan dan ksatria. Maar kasiang mo kerja apa leh dia kalau so dapa cabu. Biar joh nyandak jantan dengan nyandak ksatria toch? Kurang mo main catur di jalan roda. Musti diajak dia. Persiapan voor 2014 dari dapil unsrat dengan dapil pandu dengan dapil bumi nyiur dekat ringroad. Cobalah tim ten iko torang pe saran ini. Ngoni peh perjuangan pasti berhasil dan unsrat pasti tutup karena orang so nyandak mau kuliah lagi di unsrat yang berada di ambang kehancuran dan ancaman serangan teroris. Viva tim ten!

  11. Kadang perubahan itu memang sulit diwujudkan.. Tapi minimal Marilah kita melihat secra komprehensif dan dengan penuh objektivitas. Saya merupakan mahasiswa unsrat, Dan kalau kita semua pakai hati Nurani sebenarya Rektor saat ini sudah tidak lebih dari penguasa yang berdara dingin. Saya tidak mau menyentuh ranah kepentingan Tim 10, tapi saya perlu mengatakan sebuah keputusan yang telah mempunyai kekuatan Hukum, kok tidak dijalankannya. Bahkan sampai dikatakan di setiap media cetak Rektor Unsrat tidak taat Hukum.. Inikan memalukan. Sama memalukannya dengan kalian2 yang berkomentar Dan menjuds Tim 10 di sini. Kalian tidak lebih dari pada para pecundang intrlektual yang bersandar pada titel yang diagung-agungkan. Bersyukurlah Flora Dan kawan-kawan cepat sadar.. Dan kita perlu memberikan apresiasi, dibandingkan dengan kalian yang terus saja memuja-muja Rektor hanya untuk Cari muka. Ingat kekuasaan hanya bertahan sampai 10 thun…

  12. Ouch…. jadi dang, tu perjuangan itu cuma lantaran saki hati?? Oow….. pantesan segala daya dan upaya dipakai untuk cari simpati….

  13. Selamat buat Prof Tewal….siap2 bola muntah,,,, semoga 35% milikmu…..God Bless Unsrat

  14. Flora (saya gak suka menggunakan kata2 tambahan seperti ‘terhormat’ dsb, karena sy bukan orang yg suka belagak sopan),

    Anda kan sudah dosen selama 20 tahun (correct me if I’m wrong). Berapa tahun anda mengenal Donald Rumokoy dan berinteraksi dengan beliau baik sebagai dosen-mahasiswa maupun kolega? Lebih dari 20 tahun mungkin yah? Apakah waktu yang selama itu tidak cukup membuat anda mengenal beliau? Dan baru sekarang anda bilang “orang itu semakin salah”? Gak ada individu di dunia ini yang bisa berubah sedemikian cepat dalam jangka waktu yg pendek. Anda sudah mengenal dia semasa dia jadi dekan, kenapa tidak pada saat itu anda mulai mencoba ‘meluruskan’ beliau kalau anda anggap dia tidak lurus lagi? Kalau anda benar2 akademisi, anda pasti paham maksud saya.

    Btw, saya bukan pendukung Prof Rumokoy. Saya menuliskan ini karena keprihatinan saya pada institusi ini yang cuma terlarut2 pada situasi yang diciptakan oleh para akademisinya terutama orang2 yang haus kedudukan. Yang ketika tidak mendapatkan kedudukan, kemudian berkoar2 bahwa situasi jelek yang ada di Unsrat sekarang adalah akibat dari kelompok yg sedang berkuasa. Padahal situasi itu adalah akibat dari semua yang sementara terjadi.

    Oya, komentar anda tentang ‘fee’ sebenarnya menunjukkan bahwa anda pernah berada dalam situasi itu. Anda tau apa yang (mungkin) terjadi. Dan anda merasa anda lebih lurus?

  15. Viva tim ten! Nyandak usah peduli deng no name pe pendapat. Seseorang berhak nyandak senang toch? Salah-salah katu torang suka sekali jadi dekan kong orang laeng yang jadi dekan wajar toch torang marah? Siapa suruh incumbent nyandak dukung jadi dekan. Siapa suruh incumbent cabu dari asdir pasca. Siapa suruh incumbent cabu dari pembantu dekan. Siapa suruh incumbent cabu dari posisi penting di bidang kemahasiswaan. Siapa suruh incumbent ganti deng orang lain jadi pimpro. Kong skarang mo ba sombong bagimana leh pa birman-birman. Trima ngana skarang incumbent torang lapor abis ba lapis-lapis rupa balapis. Kalau nyandak senang orang laeng jadi dekan kong dapa cabu leh dari posisi pimpro, wajar kalu marah toch? Abis katu. Sapa tahu dengan adanya rektor baru karena incumbent malintuang, jabatan pimpro deng dekan bisa diraih, why not? Prinsipnya tim ten maju trus, lawan trus, lapor trus sayang! Tadi siang so ba lapor pa wagub. Dewan so lapor akang. Kepolisian so lapor akang. PTUN so lapor akang. Kejaksaan so lapor akang. Media massa so lapor akang. Kementerian so lapor akang. Dirjen so lapor akang. Irjen kementerian so lapor akang. Ombudsman leh sudah. Kurang pa om buds di 17 agustus yang belum. Baru pa wakil. Kalau dorang talalu lama tindak lanjuti ada baiknya lapor juga pa komnas ham. Incumbent so melanggar deng so merampas orang pe hak asasi jadi pimpro, jadi dekan, jadi asdir. Intinya dang berjuang leh supaya ngoni pe posisi sebagai pendidik tanpa jabatan struktural disamakan dengan rektor kua agar rektor nembole kaseh sanksi pa ngoni rupa skarang. Minimal rektor musti segan pa ngoni. Minta bantuan pa PTUN. Kalau incumbent malintuang pasti jabatan itu dapa ulang kua. Makanya dari itu musti makin rajin ba lapor, tingkatkan stamina ba lapor, tandingi dengan karantina seluruh anggota tim di novotel untuk memperkuat dan merapatkan barisan. Pasti ngoni pe dendam deng sakit hati terbalas kua. Deng yang penting jabatan bisa kembali toch? Kalau nyandak sampai malintuang dikhawatirkan ngoni frustrasi. Bahaya itu. Jadi maksimalkan tu energi sayang. Supaya leh tu doi tiket bola-bale jakarta-manado urusan ba lapor boleh ta pulang. Siapa tahu ngoni bisa diusulkan maso guinnes book of record sebagai tim dengan kegiatan ba lapor terbanyak. Prinsipnya tetap berjuang tim ten karena ngonilah pahlawan unsrat. Di pundak ngonilah tu harapan semua elemen masyarakat agar bisa selamatkan unsrat dari kehancuran. Apalagi amunisi ada tatambah hari ini dengan dukungan beberapa mahasiswa yang pegang spanduk. Kalau so berhasil ambe alih tu kepemimpinan berdoa banya-banya sayang agar nyandak pernah ada mahasiswa pegang spanduk protes-protes pa ngoni rupa tadi. Kong kalau memang samua usaha tetap belum membuahkan hasil ada baiknya ngoni kampanyekan pembusukan yang lebeh hebat lagi supaya so nyandak ada orang mo suka kuliah di unsrat dimana ngoni mengabdi sebagai pendidik. Supaya unsrat tutup. Dengan begitu ngoni boleh bernapas legaaaaaa karena perjuangan berhasil. Ancor kalau ancor. Abis kalau abis. Viva tim ten! Ngoni torang pe pahlawan. Pahlawan tanpa tanda jasa. Pahlawan tanpa pamrih. Asalkan bukan pahlawan sakit hati. Besae itu. Nyandak mulia. Ayo tim ten. Selamatkan unsrat.

  16. Apapun alasannya, karantina ‘Konstituen’ dalam rangka pemilihan Rektor adalah sikap yg sangat – sangat tidak terpuji.
    Hal ini sangat mirip ketika Pilrek sebelum zaman Rumokoy. hal yang sangat tidak terpuji apakah akan terulang lagi? dan menambah panjang catatan buruk Rumokoy ketika nanti dia tidak menjabat sebagai Rektor.

    Skali lagi … saya pribadi mengetuk pintu hari para Guru Besar yang sempat membaca tulisan saya agar tidak mengulangi AIB yang sama karena sebagian besar anggota senat adalah Alumnus Pilrek sebelumnya.

    Doa Kami utk UNSRAT
    Salam,
    Sam

  17. banyak mulu ngoni samua….kalo unsrat so bisae,so nda hati nurani,so kotor,bilang2 jo ka org2 nda maso di unsrat…mo lia ini provokator cuma jago di mulu ngoni…..

  18. Kalau hati nurani sdh hilang pasti segala mcm cara kotor akan dianggap wajar. Ternyata di Unsrat byk pecundang !

  19. Bullshit ngana flora, ngana tanya ngana pe teman di fakultas hukum kalo dorang senang pa ngana??? Konga jang bstel, satu unsrat so tau ngana p model apalagi yg di fakultas hukum. Lia jo so klar jadi doktor mar sampe sekarang mana ngana ada balapor pa dekan hukum, cuma karna ngana nda senang dia ada jadi dekan. Samua p hati nurani so jelas, cuma ngana yg rusak disini. Hihihihih

  20. ta herang le ni senat2 sama dg kuda hela sana iko…hela sini iko,,,ndak punya prinsip jo….mgkn tako jg tabubale blanga kang? hihihihihihi….

  21. Je yang terhormat,
    tidak perlu Je simpati pada saya… kalau itu yang Je maksud.. saya tidak butuh simpati… yang saya butuh hati nurani banyak pihak untuk melihat situasi dan keadaan di Unsrat secara lebih jujur, apa yang saya suarakan lebih untuk kepentingan Unsrat.,
    dan adalah prilaku yang sungguh sangat buruk jika saya harus terus mendukung orang yang semakin salah….
    salam.

  22. so lebe ilang simpati kita pa orang model bagini……
    kalo kwa dia bukan pendukung rumokoy waktu masa jabatan pertama, masih boleh mo percaya depe kata2….

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara