

Manado -Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut Dra Lynda Watania, M.Si menyatakan agar Pertamina harus bertindak tegas, terhadap sejumlah agen dan pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG yang “Nakal” dimana mengakibatkan masyarakat sulit untuk mendapatkan BBM dan gas LPG, kalaupun ada harganya sudah mahal.
“Cabut ijin agen dan pangkalan jika tidak mematuhi peraturan,” tegas Watania.
Dia menambahkam, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan turun lapangan melakukan Sidak bersama tim terkait diantaranya, Disperindag dan Polda Sulut.
”Pertamina juga diharapkan untuk mendata semua agen dan pangkalan, serta berapa kuota yang sebenarnya untuk Sulut, kemudian dimasukan ke Pemprov Sulut, agar memudahkan pengawasan dilapangan,” ujarnya mantan Karo Organisasi Sekretariat Daerah Sulut.

AGEN LPG YANG NAKAL DI MANA2 .2 HARI KOSONG LPG TAU2 HARGA DI AGEN SAMPAI RP27500.PADAHAL STOCK ADA.DAN ITU BERULANG ULANG TERJADI DI LANGOWAN.
TAPI BLM ADA SATUPUN PETUGAS YANG MENINDAK.APA PETUGAS CUMA GERTAK,GILIRAN TERBUKTI DI AMPLOPIN,SUDAH BERES.