Kota Manado

Waspada! Pencurian Bunga Mulai Marak

Waspada! Pencurian Bunga Mulai Marak
Sherly Tewu dengan koleksi tanaman hiasnya.

Manado, BeritaManado.com —  Menanam bunga di masa pandemi Covid-19 telah menjadi tren bagi masyarakat kota Manado.

Selain untuk mengisi waktu luang menanam bunga juga merupakan hobi yang memberi kepuasan tersendiri bagi pecinta tanaman hias.

Kegandrungan masyarakat pecinta bunga ini ternyata diikuti juga dengan maraknya pencurian.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana yang dialami oleh Sherly Tewu, ibu rumah tangga yang tinggal di Malalayang 1 Barat Lingkungan 8.

“Bunga saya sebanyak 20 pot telah dicuri orang tak dikenal,” kata Sherly Tewu kepada BeritaManado.com,    Senin (7/12/2020).

Menurutnya, modus pencurian bunga beberapa waktu lalu itu dilakukan menggunakan mobil.

“Sebelum kejadian ada mobil yang bolak-balik depan rumah tanpa kami curigai ada maksud jahat,” ujarnya.

Pencuri tersebut menurut dugaannya seorang pria.

“Dengan cepat pencuri mencabut bunga dan meninggalkan pot,” jelasnya.

Dikatakannya, ada banyak tanaman hias dihalaman depan rumahnya tapi yang dicuri adalah jenis aglonema legacy.

“Mungkin harganya sudah sekitar Rp100.000 per pot. Kalau dikali 20 pot berarti Rp2 juta,” ungkapnya.

Jenis tanaman hias aglonema legacy diketahui mempunyai nilai jual tinggi.

Daunnya berwarna hijau kekuningan, terdapat bercak hijau gelap yang tersebar merata di permukaan daunnya.

Bentuknya pun bulau namun meruncing pada ujung daunnya.

Ciri unik dari aglonema legacy ini adalah daunnya dibatasi oleh tulang daun berwarna merah yang lembut.

(BennyManoppo)