
Tondano – Benda-benda peninggalan bersejarah dari leluhur orang Minahasa yang terdapat di dalam kubur batu atau lazim disebut Waruga diduga dicuri. Tak hanya itu, dari pantauan BeritaManado.com, ada Waruga yang tinggal penggalan-penggalan batu saja yang disusun dengan penutup diatasnya.
Seperti yang bisa disaksikan di kawasan Minawanua atau Kampung Tua di Kelurahan Roong Kecamatan Tondano Barat atau di belakang Benteng Moraya.
Menurut informasi, di sekitar lokasi dikumpulkannya beberapa kubur batu, masih banyak juga tersebar Waruga. Jika disatukan dalam satu kawasan, jumlahnya sekitar 40-an Waruga. Namun tidak menutup kemungkinan ada Waruga yang sudah tertimbun lumpur.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Debby Bukara SE MSi mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya melakukan pembuatan Taman Waruga yang akan disatukan di dalam kawasan Benteng Moraya.
“Fokus kami saat ini adalah melakukan penataan kawasan wisata terpadu. Soal dugaan isi waruga dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, itu nanti dipikirkan kemudian. Yang penting saat ini adalah bagaimana melindungi aset budaya daerah Minahasa,” kata Bukara. (frangkiwullur)
