Tagulandang – Bukan Toni Supit (TonSu) namanya kalau tidak dicintai warga Sitaro, Buktinya, dalam pemilukada 5 Juni kemarin sang incumbent tersebut kembali menang walaupun pleno KPUD nanti akan digelar 12 Juni nanti.
Julukan Tonsu, adalah jokowi Sitaro disampaikan sejumlah masyarakat disaat menemuinya pasca kemenangan. Dimana ribuan warga ingin berjabatangan. Ada pula yang langsung memeluk sambil menangis karena terharu, dan kecintaan mereka kepada Putra Mandolokang ini.
Tak hanya kaum lelaki namun kaum perempuan sampai anak-anak pun berebutan ingin berjabat tangan dan memeluk serta meminta untuk mengabadikan dirinya melalui camera HP.
“Pak Tonsu itu Jokowinya Sitaro. Kami sangat mencintai dan membangakannya, sehingga kami mati-matian memberikan dukungan untuk melanjutkan emerintahan Kabupaten Sitaro ke depan,” ungkap Aso salah satu warga yang mengidolakan TonSu.(gun)

Ko petarung alias ko T—Man, kita so beberapa kali tulis bhw bahasa itu kita pe bidang. Jadi, kalo ko T—Man kritik agar kita nyanda pake kata “bila” spy tdk merupakan dugaan, sekarang coba ko petarung beking kalimat itu tanpa kata “bila”. Kata “bila” itu selalu ada dalam setiap bahasa sbagai pengandaian. Mengapa digunakan kalimat pengandaian, krn tidak diketahui brapa banyak PNS yg mendukung ko tonsu dan SALERA. lebe bagus tre, kita blg ko tonsu didukung 60,70, dan 80 % PNS drpd kita tulis ko tonsu didukung oleh 20 % PNS. Atau, ko petarung yakin bhw ko tonsu didukung oleh 100 % PNS Sitaro? keyakinan spt ini adalah suatu omong kosong. Yesus saja yg adalah Tuhan, justru tdk 100 % disukai manusia, malah banyak depe musuh, apalagi manusia.
Kita sependapat dgn ko petarung alias ko T—Man bhw rolling adalah hal yg wajar. Tapi yg tdk wajar adalah PNS dgn golongan IVa/IVb yg tinggal di Siau, dilempar/dibuang ke Biaro adalah hal yg tdk wajar. Mo beking apa dia di sana. Masak dorang jadi anak buahnya camat Biaro. Di situlah tdk logisnya ko tonsu. Yg logis, kalo mo dirolling, kase biar dorang di Siau, dan tdk pegang jabatan atau beri jabatan yg “kering” atau tdk ada artinya. Gitu lho! Selama ini, yg kita tahu, org2 berpangkat itu tidak dilempar di daerah yg tingkatannya lebih rendah dan dibawahi oleh PNS yg secara kepangkatan lebih rendah daripadanya. Tapi di Sitaro hal itu bisa terjadi krn dendam yg membara.
Ko petarung alias ko T—Man, kita so brapa kali tulis, sekali pendusta tetap pendusta. Mo badusta lei bhw ko petarung nda pernah batulis ttg Piet Kuera yg bacaleg for 2014. Waduh, kalo kita kopi paste dr Beritamanado.com, pe banya skali ko petarung pe tulisan yg slalu diulang-ulang ttg Piet Kuera itu . Kita “malas” skali batanggapi ko petarung pe tulisan krn banya badusta. Blum jadi politikus so pambadusta, bagaimana kalo so jadi politikus?
Hampir 3 minggu ini ( menjelang Pilkada 6 Juni 2013 sampai saat ini) kita berpuasa memberikan komentar krn lagi berkontemplasi. Tapi terpancing juga setelah membaca judul yg bombastis bhw “ko tonsu adalah Jokowinya Sitaro”.
he..’ Rudy..!!
kalau ngana bilang;;;;”””TONSU juga musti tau bhw bila ada 60, 70, atau 80 persen PNS yg mendukung, harus bersyukur.”””
Coba ngana kalu bicara jangan Pake pake BILA, ngana seakan dan Seolah ngana hanya menduga saja.
he..rudy..’ Sapa bilang TONSU tidak bersyukur, Ngoni pe SALERA saja yg tidak bersyukur.
Justru seharusya ngoni SALERA harus bersyukur, SALERA dapat 35 persen suara..kalau HJ nyda cmpr tangan cuma 20 atw 21 persen salera.
Masalah Rolling PNS itu wajar2 saja dalam pemerintahan di mana2 begitu rudy. Dan satu lagi Qta nda pernah Bilang PIET KUERA mencalonkan diri utk PILCALEG 2014 ngana boleh priksa Qta pe komen di britamanado ini.
rudy..ngana nda usah banyak Opini Lagi terhadap Tonsu..TERBUKTI masyarakat SITARO lebih memilih kepada yg Sudah TERBUKTI bukan kepada mereka yang BERJANJI.
Serta PDI-P menjadi partai favorit di Kep.Bahari.
Akui saja Rudy..!!!
__________________________________”salam perjuanga..maju banteng”
Jauh kasiang kalo Jokowi dibadingkan dengan ko tonsu bersih –. Tempo hr kita so bilang, jang kua cuma bafoto deng Jokowi, mar ko tonsu lei musti berprilaku spt Jokowi. Tp kenyataanx terbalik. Jokowi biar org PDIP, mar disukai oleh seluruh warga partai yg lain. Beda deng ko tonsu, Cuma disukai oleh org PDIP dan sgt anti org yg punya bendera berwarna lain. Seolah-olah org yg bapilih bendera dgn warna lain adalah org yg bapilih –. Lia jo, kiapa permusuhan tetap terjadi biar so klar Pilkada, krn ko tonsu sendiri tdk memberikan teladan dan tetap membiarkan para pendukungnya memusuhi pendukung lawan. Bayangkan, seusai Pilkada di Sitaro, ko tonsu di depan para PNS berucap demikian, “Tuhan ampunilah mereka (para PNS pendukung SALERA), krn mereka tidak tahu apa yg mereka lakukan.” Dapa sayang sekali ko tonsu. Dia pake doa org Kristen secara tdk tepat dan tdk pd tempatnya. —- Dan mereka ini sesudah pelantikan ko tonsu, telah bersiap diri dgn kopernya utk menghuni pulau Biaro. Bayangkan, seorg PNS dgn gol. Iva, IVb dgn kualifikasi yg hebat akan menghuni Biaro. Apa yg akan mereka lakukan di sana? Camat saja, msh berada di bawahnya secara kepangkatan. Lalu apa yg akan dilakukan para PNS buangan itu. Wah, hebat sekali ide — utk “pembuangan” ini! tonsu hrs menyatukan kelompok masyarakat yg terpecah-pecah ini dgn tdk memusuhi, apalagi “membuang”nya ke tempat terpencil dan mengimbau seluruh pendukungnya utk mejalin hubungan yg baik dgn kelompok pemilih yg lain. Bukan malah memberi contoh yg tdk baik dgn memusuhi para PNS pendukung SALERA dan berdoa spt yg telah ditulis di atas. tonsu juga musti tau bhw bila ada 60, 70, atau 80 % PNS yg mendukung, harus bersyukur. Sebaliknya, bila ada 20 % PNS mendukung SALERA, itu adalah hal yg wajar. Di dlm Undang2 juga tdk ada aturan yg menegaskan bhw semua PNS hrs mendukung penguasa incumbent. Bila tonsu tdk berubah, masyarakat Sitaro akan terus terpecah belah selama 5 thn ke depan.
Buat ko petarung, mana buktinya bhw koar-koar ko petarung alias ko T—Man, dll, bhw Piet Kuera mencalonkan diri utk Pilcaleg 2014 krn sdh tau akan kalah dlm Pilkada. Ttg nama2 org besar yg ko petarung tulis, mengapa mereka bersatu? —————
Tolong di jelaskan,,,sama apanya JOKOWI dengan tonsu????
Buat Prince Rupert :
SAYA SANGAT SETUJU
Kampanye sdh selesai,pemilihan bupati jg sdh ketahuan pemenangnya siapa..skrng tinggal menunggu pelantikan.mari kita dukung bersama2 bupati yang terpilih utk membangun sitaro 5 thn k depan..hidup PDI..hidup Golkar..god bless u all
Pirua, hak apa ikau mo mbanilai orang? Putra kapeta manuhang lia org benar pia kebi ada dosa so itu org kapeta so nda ada dosa so?
WS alias Wiro Sableng
kata-kata walau setinggih langit takan ada gunanya..
bukti itu yang di perlukan…
sudah Dia buktikan selama lima tahun, apa lagi yang di ragukan..
Trg apa adanya.. nyanda manginaung.. pencitraan beking bodok rakyat..
Putera kapeta kalo orang tagulandang sebut jokowi sitaro ngana sewot??? No kalo Winsulangi mo disebut apa dang coba teman teman kasih julukan p WS
Jangan manginaung.. Jauh kasiang. Jokowi 100 Ts cuma 5. Beda jauh.. prestasi jokowi lebih kerakyat.
@Petarung_nama nda pengaruh,kekompakan tu pokok.(y)
Banteng smtra mengamuk di Sulut.
Skarang Yang muda yang berkarya.
Selamat fo TS & SS
pesta rakyat telah berlangsung aman dan damai di SITARO. Kami ingin memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kami kepada SAHABAT, TEMAN, KADER SIMPATISAN dan pendukung TONSU BERSIH yang telah bersama-sama BERJUANG dan melakukan dan berupaya untuk memenangkan pemilukada ini.
“MAJU BANTENG”
Ini nama2 yg katanya orang2 hebat sitaro yang mendukung salera:1.irjen pol. Purn tommy jakobus bergelar raja siau.2.sekda sitaro heddy “jendral janis.3.mantan sekda palaindung skarang staf ahli gubernur.3.mantan sekda jupiter makasangkil.4.kolonel purn raymond wulantha.5.AKBP rolly laheba.6.katanya tokoh siau welly sambalao.7.katanya kaum marhein tomy kansil,dan terakhir wagub sulut djouhari kansil.HIKMAH apa yg bisa kita ambil dari pilkada ini??BIARPUN katanya orang2 hebat mendukung ini salera selama TUHAN tidak merestui salera tdk akan menjadi pemenang.Tapi TUHAN merestui sisca salindeho yg di hujat org2 yg katanya tdk tau berdoa,dsb.jadi untuk semua pembaca bisa menarik hikmah dari peristiwa ini.BRAVO PDIP HIDUP TONSU BERSI