Kota Bitung

Warga Mulai Perjualabelikan Bantuan Tabung Gas 3 Kg

BITUNG—Bantuan pemerintah berupa kompor dan tabung gas 3 Kg yang disalurkan disejumlah wilayah Kota Bitung malah diperjual belikan oleh warga. Pasalnya sejumlah warga mengaku masih takut untuk mempergunakan bantuan tersebut dengan alasan takut meledak sehingga lebih memilih untuk menjual kepada warga lain.

Dari pengakuan sejumlah warga di wilayah Manembo-nembo Atas, bantuan tabung gas 3 Kg tersebut dijual kembali seharga Rp75 ribu hingga Rp200 ribu per tabung. “Kami jual karena takut menggunakannya, apalagi disimpan jangan-jangan bocor sehingga meledak,” ujar sejumlah warga.

Pengakuan warga ini sendiri dibenarkan salah satu Ketua RT Kelurahan Manembo-nembo, Stanly Pangandaheng. Dimana menurut Pangandaheng, memang ada warga yang memperjualbelikan kompor dan tabung gas 3 Kg karena mengaku masih enggan untuk beralih dari kompor minyak tanah ke kompor gas.

Sementara itu, Camat Matuari, Jhon Sondakh yang mendengar informasi tersebut mengaku sangat kecewa dan mengecam keras sikap warga yang memperjualbelikan bantuan kompor dan tabung gas 3 Kg. ”Itu tidak diperbolehkan samaka sekali, jikalau warga tak mau mempergunakan kompor gas bantuan pemerintah, hendaknya diberikan kepada warga lain yang lebih membutuhkan dengan ketentuan adanya bukti penyerahan tertulis agar mudah dalam pengawasan,” kata Sondakh.

Selain mengecam perbuatan warganya, Sondakh juga menegaskan akan memberikan sangsi keras jika kedapatan ada oknum Pala atau ketua RT yang ambil andil dalam memperjualbelikan kompor gas tersebut.(en)

Satu tanggapan untuk “Warga Mulai Perjualabelikan Bantuan Tabung Gas 3 Kg”

  1. so itu kuak, Pemprov/Pemkot/Pemkab, jang talalu banyak ba bekeng2 iven2 beranggaran milyaran untuk menutupi ketidak-berhasilan dalam memwujudkan kesejahtraan rakyat. Coba kuak taruh itu perhatian di pembangunan yang butul2 menyentuh hidup masyarakat. Masyarakat masih miskin!!!!!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara