
Manado, BeritaManado.com — Beberapa pekan terakhir keberadaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Manado alami kelangkaan. Hal pun mulai dikeluhkan oleh masyarakat terutama ibu rumah tangga.
Regina Elsa ibu rumah tangga di Kecamatan Malalayang mengatakan, sudah satu minggu terakhir dirinya kesulitan untuk mencari gas elpiji 3 kilogram.
“Toko dan juga pangkalan tidak ditemukan gas elpiji 3 kilogram,” katanya, kepada BeritaManado.com.
Ia tidak mengetahui jelas apa yang menjadi penyebab kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini. Namun ia berharap agar tidak berlarut-larut. Karena gas elpiji 3 Kilogram tersebut saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat terutama ibu rumah tangga.
“Jika ini berkepanjangan, masak mau pakai apa? Kemarin saja tinggal pesan makanan siap saji,” keluhnya.
Senada Eta warga Singkil dirinya mengaku kesulitan mencari gas elpiji.
“Saya kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, bahkan harus berkeliling kampung terlebih dahulu untuk mendapatkanya. Dan harus menunjukan kartu identitas kependudukan,” kata Eta sapaan akrabnya.
Oleh karena itu, dia berharap agar kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram ini segara bisa teratasi. Sebab jika tidak membuat resah masyarakat, karena selama ini sudah tergantung dengan gas elpiji dalam urusan masak.
“Semoga keberadaan gas elpiji normal kembali, agar kita mau masak tidak kebingungan seperti ini,” pintahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Manado David Kambey ketika dikonfirmasi oleh BeritaManado.com dirungan kerjanya tidak berada di tempat. Tampak hanya beberapa staf.
“Bapak tidak ada,” singkat staf di ruangan tersebut.
Sementara itu, upaya konfirmasi dilakukan oleh BeritaManado.com ke nomor ponsel 08134124xxxx, tidak ada jawaban. Bahkan dua kali panggilan hanya operator provider yang menjawab.
(Jhonli Kaletuang)
