
Manado – Ditengah umat Muslim menjalankan ibadah puasa, ternyata bukan saja menahan napsu dan lapar. Sering mati lampu (ML) juga menjadi kondisi memiriskan yang harus dihadapi masyarakat Kota Manado.
Surafly Noho, mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat menyesalkan dengan adanya kondisi tersebut. Dirinya menuding, baik pemerintah kota maupun PLN tidak menghargai umat Muslim yang kini sedang puasa.
Ia pun berharap, kondisi ini segera terselesaikan agar dalam menjalankan ibadah puasa, pelayanan pemerintah dan PLN lebih ditingkatkan lagi.
“Kami berharap sering mati lampu ini, pada hari-hari yang akan datang tidak terjadi lagi. Karena kondisi ini sangat meresahkan masyarakat Kota Manado pada umumnya, dan warga Muslim pada khususnya,” harap Surafly.(eka)
