Kota Manado

Warga Banjer Kesulitan Air Bersih

Manado – Pasca bencana yang terjadi di Kota Manado, sebahagian masyarakat yang menjadi korban belum mendapatkan penghidupan layak. Kehilangan rumah dan kekurangan kebutuhan lainnya menjadi persoalan yang terus dikeluh-keluhkan masyarakat.

Salah satu faktor penunjang kehidupan masyarakat yakni sulitnya memperoleh air bersih kini masih dirasakan masyarakat korban bencana. Buktinya, warga Kelurahan Banjer mengaku hingga saat ini sangat sulit mendapatkan air bersih.

“Sejak bencana lalu, torang susah dapa air bersih. Air dari PDAM tidak mengalir. Sedangkan parigi (sumur) belum dibersihkan dari lumpur. Terpaksa air isi ulang menjadi pilihan warga. Karena harus membeli air bersih, biaya hidup bertambah,” ujar Ibu Ruth, warga Banjer, lingkungan II ini.

Warga ini pun berharap adanya perhatian dari pemerintah. Meskipun masyarakat menyadari, masih banyak hal yang tidak kalah pentingnya menjadi fokus pemerintah pada masa transisi pasca bencana di Kota Manado.

“Torang juga tau pemerintah sekarang banyak kerja untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Tapi kami sangat berharap, masalah air besih ini menjadi salah satu preoritas pemerintah. Karena untuk masak dan minum, butuh air bersih,” harap ibu rumah tangga itu. (leriandokambey)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara