
Manado, BeritaManado.com — Setelah menerima aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi demo selama dua hari berturut-turut bersama Ketua dan anggota DPRD, kini Wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Royke R Anter melanjutkan turun ke lapangan melaksanakan kegiatan Reses DPRD.
Royke mengungkapkan, kegiatan reses DPRD adalah bentuk nyata dari fungsi representasi dan pengawasan terhadap pemerintah daerah, serta salah satu sarana penting dalam demokrasi lokal untuk memastikan suara rakyat terdengar dan diperjuangkan.
“Kita tahu bersama bahwa kegiatan reses DPRD bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, guna disampaikan dan diperjuangkan dalam rapat-rapat dan program kerja DPRD,” jelas Royke Rabu, (3/9/2025) saat dihubungi BeritaManado.com.
Reses Wakil ketua DPRD Sulut Royke Anter itu dilaksanakan di Lingkungan 5 Kelurahan Manado Tua Satu yang dihadiri masyarakat dan dari unsur Pemerintahan.
Dalam kegiatan tersebut, Royke berbaur langsung bersama masyarakat melakukan dialog menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan yang merupakan kebutuhan-kebutuhan mendasar bagi masyarakat di mana, Kelurahan Manado Tua Satu nampaknya masih terisolir dari wilayah-wilayah lain.
“Sejumlah aspirasi yang disampaikan antara lain, masyarakat mengharapkan adanya pembangunan talud pemecah ombak, penerangan jalan, dan tower seluler,” ungkap Royke.
Terisolirnya Kelurahan Manado Tua Satu itu juga terbukti saat komunikasi kru BeritaManado.com dan Wakil ketua DPRD Sulut harus terjeda dan menunggu sampai mendapatkan jaringan telekomunikasi.
Kegiatan reses Wakil ketua DPRD Royke R Anter dihadiri oleh Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak, Lurah Manado Tua Satu Welfretz Baring dan Kepala Puskesmas Bunaken Kepulauan Stanley Rawung.
(Erdysep Dirangga)
