Kota Manado

Tropicana Slim Ajak 28.000 Peserta Kenali Peluang Remisi Diabetes

Tropicana Slim Ajak 28.000 Peserta Kenali Peluang Remisi Diabetes
Peringatan World Diabetes Day di Manado, Sabtu (7/11/2026)

Editor: Sri Surya

Sebanyak 28.000 peserta dari 30 kota di Indonesia terlibat dalam kampanye nasional #Hands4Diabetes 2026 yang digelar Tropicana Slim untuk memperingati World Diabetes Day (WDD) pada 14 November.

Mengangkat tema “Aksi Dini Menuju Remisi Diabetes”, kegiatan ini membawa pesan penting bahwa diabetes tipe 2 bukan hanya dapat dikendalikan, tetapi dalam kondisi tertentu juga berpeluang mencapai remisi melalui deteksi dini dan penerapan gaya hidup sehat secara konsisten.

ADVERTISEMENT

Bersama Sobat Diabet, Tropicana Slim mengangkat tema tersebut sejalan dengan tema global World Diabetes Day 2026, yakni “Early Action on Diabetes”.

Kampanye ini sekaligus mengajak masyarakat memahami bahwa penanganan diabetes sejak awal dapat membuka peluang lebih besar bagi penderitanya untuk mencapai remisi.

Remisi diabetes merupakan kondisi ketika kadar gula darah kembali berada dalam rentang normal setidaknya selama tiga bulan tanpa penggunaan obat penurun gula darah.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peluang tersebut dapat dimiliki sebagian penyandang diabetes tipe 2.

Rangkaian #Hands4Diabetes 2026 berlangsung serentak di 30 kota dengan melibatkan masyarakat umum, komunitas, serta organisasi kesehatan.

Berbagai kegiatan diselenggarakan, mulai dari fun walk, senam sehat, diskusi edukatif bersama dokter, hingga pemeriksaan gula darah menggunakan GEA AutoCheck 3in1 sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim, mengatakan kampanye ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong masyarakat menerapkan kebiasaan hidup sehat.

“Selama lebih dari 50 tahun, Tropicana Slim terus berinovasi menghadirkan rangkaian produk dan program yang bisa mendukung gaya hidup sehat masyarakat, salah satunya terkait pengendalian diabetes. Selama ini banyak orang menganggap diabetes hanya bisa dikendalikan, tetapi tidak memiliki peluang untuk kembali membaik. Padahal perkembangan ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa sebagian diabetesi tipe 2 memiliki kesempatan mencapai remisi melalui perubahan gaya hidup yang tepat dan dilakukan sedini mungkin. Melalui #Hands4Diabetes 2026, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini, mulai dari mengatur pola makan, aktif bergerak, hingga rutin memantau gula darah, dapat menjadi langkah besar menuju kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Noviana.

Remisi Diabetes dan Pentingnya Deteksi Dini

Dalam sesi edukasi, kampanye ini menghadirkan dr. Olivia Cicilia Walewangko, Sp.PD-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik, serta diabetes.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian remisi diabetes tidak hanya berkaitan dengan perbaikan kadar gula darah, tetapi juga memberikan manfaat terhadap risiko komplikasi kesehatan.

“Remisi diabetes diketahui berkaitan dengan manfaat penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit ginjal pada diabetesi, dibandingkan dengan yang tidak mencapai remisi. Untuk mendukung tercapainya remisi diabetes, dibutuhkan perubahan gaya hidup secara menyeluruh dan konsisten, termasuk perbaikan pola makan yang lebih sehat, rutin beraktivitas fisik, dan manajemen stress. Selain itu, perubahan pola hidup sehat ini juga penting untuk menurunkan berat badan yang berlebih. Berhasil menurunkan berat badan berlebih merupakan salah satu faktor yang juga berkaitan erat dengan remisi diabetes. Semakin dini diabetes terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencapainya,” jelas Olivia.

Menurut dr. Olivia, perubahan gaya hidup tidak harus dilakukan secara ekstrem. Pasien yang baru mengetahui dirinya menderita diabetes maupun mereka yang berada pada tahap prediabetes dapat memulainya melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan secara teratur.

“Langkah bagi pasien yang baru terdiagnosis maupun yang berada pada tahap pre-diabetes, tidak perlu langsung olahraga berat atau diet ketat. Remisi dicapai melalui kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten. Mulailah dengan menurunkan berat badan jika berlebih. Kita juga perlu mengatur pola makan, di mana penderita diabetes sebaiknya memilih jenis makanan yang rendah kalori, rendah lemak jenuh dan trans, rendah gula, serta rendah garam, memperbanyak konsumsi serat dengan memilih produk bijian utuh serta buah dan sayur. Pastikan juga untuk merencakan waktu olahraga dengan baik minimal 30 menit setiap hari, mengukur kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga, cukup minum air, menggunakan sepatu olahraga yang sesuai, serta memeriksa kondisi kaki setelah berolahraga agar kegiatan olahraga dapat dilakukan secara aman. Kemudian, rutin memantau gula darah karena bermanfaat untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah, seperti jenis makanan, tipe obat, dan pola aktivitas fisik, sehingga penanganan diabetes dapat dilakukan dengan lebih tepat,” tambah dr. Olivia.

Tropicana Slim Perkenalkan Aksi REMISI dan Inovasi Produk

Selain edukasi kesehatan, Tropicana Slim memperkenalkan produk terbarunya, Tropicana Slim Diabtx Milk.

Produk susu ini mengandung protein tinggi sebanyak 9 gram serta serat multifiber yang ditujukan untuk membantu mengontrol gula darah.

Noviana menjelaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan serat dan protein dalam mendukung pengelolaan diabetes serta menjaga berat badan.

“Asupan serat membantu menurunkan lonjakan gula darah dan asupan protein perlu dicukupi untuk menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga kalori tetap terkendali dan penurunan berat badan dapat tercapai untuk mendukung remisi,” tambah Noviana.

Tropicana Slim juga mengajak masyarakat menerapkan enam kebiasaan sehat melalui gerakan REMISI.

Akronim tersebut terdiri dari Rutin cek gula darah, Edukasi diri, Makan sehat, Istirahat cukup, Selalu bergerak, dan Ikuti anjuran dokter.

Founder Sobat Diabet sekaligus Fellow of International Diabetes Federation, Dr. dr. Rudy Kurniawan, SpPD, mengapresiasi kolaborasi dalam kampanye #Hands4Diabetes.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui kegiatan langsung maupun aktivasi digital menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi mengenai diabetes.

“Kami percaya bahwa edukasi merupakan fondasi penting dalam pengelolaan diabetes. Karena itu, kami sangat mendukung inisiatif yang mengajak masyarakat berpartisipasi melalui petisi yang kemudian dikonversikan menjadi donasi untuk mendukung berbagai program edukasi diabetes. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa diabetes dapat dikelola dengan baik, sehingga para diabetesi lebih termotivasi menjalani gaya hidup sehat, serta memiliki harapan yang lebih besar untuk mencapai remisi diabetes,” jelas Rudy.

Dalam pelaksanaannya, Tropicana Slim turut menggandeng Shopee, marketplace online terkemuka di Indonesia.

Kolaborasi ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh produk-produk yang mendukung penerapan pola makan sehat.

Melalui #Hands4Diabetes 2026, Tropicana Slim menegaskan pentingnya mengambil langkah sejak dini dalam menghadapi diabetes.

Perubahan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, disertai pemantauan kesehatan dan kepatuhan terhadap anjuran dokter, menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih sehat sekaligus membuka peluang mencapai remisi diabetes. (***)