
Penulis: JenlyWenur | Manado
RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado resmi menjalin kolaborasi strategis dengan National University Hospital (NUH) Singapore guna mendongkrak mutu pelayanan medis dan kapabilitas tenaga kesehatan.
Kemitraan internasional tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Aula Kantor Pusat RSUP Kandou Manado, Sabtu (7/11/2026).
Prosesi penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes., bersama Head of Department of Ophthalmology NUH Singapore, Prof. Viktor Koh, dengan disaksikan oleh jajaran direksi RSUP Kandou.
Sejumlah pejabat struktur RSUP Kandou yang turut mendampingi antara lain Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS; Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si.; Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K); serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE.AK., MM.
Sementara rombongan dari NUH Singapore yang turut mendampingi Prof Viktor antaranya Ivy Law, Jean Wong, Dr Rubin Yong, dan Leila Torari.
Adapun Dirut RSUP Kandou Prof. Starry Rampengan mengungkapkan bahwa kesepakatan ini berawal dari serangkaian diskusi intensif secara daring.
Pada tahap awal, fokus kolaborasi akan diarahkan pada penguatan kapasitas tenaga medis di bidang spesialisasi kesehatan mata (oftalmologi).
“Kerja sama ini diharapkan mampu menggenjot kompetensi para dokter dan tenaga medis kami melalui transfer pengetahuan, pertukaran pengalaman, serta peningkatan keahlian praktis bersama para pakar dari NUH Singapore. Ke depan, ruang lingkup kolaborasi ini akan diperluas ke bidang spesialisasi lain, seperti layanan jantung,” jelas Prof. Starry Rampengan.

Ia menambahkan, kemitraan berstandar global ini merupakan langkah konkret manajemen untuk mengeksplorasi potensi pelayanan medis lanjutan.
Harapannya, kualitas sumber daya manusia yang meningkat dapat memperluas akses masyarakat Sulawesi Utara hingga wilayah Indonesia Timur terhadap penanganan medis spesialistik yang mutakhir.
Respon positif juga disampaikan oleh representatif NUH Singapore, Prof. Viktor Koh.
Pihaknya menyambut baik kemitraan profesional ini dan berharap kolaborasi medis kedua lembaga dapat menjadi wadah bertukar ilmu klinis serta pengalaman praktis, khususnya dalam penanganan kasus-kasus penyakit mata yang kompleks.
Hal inilah yang juga menjadi pertimbangan pihak NUH Singapore untuk menjalin kerja sama dengan RSUP Kandou.
Sebab Indonesia yang merupakan negara besar dengan jumlah penduduk yang banyak, membuatnya memiliki kasus penyakit mata yang lebih kompleks.
Sebagai bentuk aksi nyata dari jalinan kerja sama dua institusi kesehatan yang memiliki latar belakang sama, yakni rumah sakit pendidikan, agenda penandatanganan MoU dirangkaikan langsung dengan Workshop PAUL Glaucoma Implant Surgical Technique and Procedures.
Pelatihan teknis ini memberikan kesempatan berharga bagi para dokter dan tim medis RSUP Kandou untuk mendalami serta menguasai prosedur operasi pembedahan implan glaukoma terkini.
