Minut

Wah… Tahun Ini Minut Punya Kolam Renang di Atas Bukit

William Luntungan, Direktur PD Klabat
William Luntungan, Direktur PD Klabat

Airmadidi – Tahun 2014 ini, wajah objek wisata Kaki Dian akan berubah. Pembenahan terus dilakukan untuk menjadikan objek wisata di Kaki Gunung Klabat ini terlihat lebih indah dan nikmat untuk dikunjungi.

Perusahaan Daerah (PD) Klabat, sebagai pengelola Kaki Dian, sudah membenahi dengan pembersihan, pengecatan dan penambahan sejumlah tempat, diantaranya empat buah gazebo dan sejumlah lampu penerang.

“Kita akan bangun kolam renang di bukit Kaki Dian, ini satu-satunya kolam renang di atas bukit,” ujar William Luntungan selaku Direktur PD Klabat pada beritamanado.com

Diakui Luntungan, dari pembangunan tersebut, menggunakan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar. (robintanauma)

6 tanggapan untuk “Wah… Tahun Ini Minut Punya Kolam Renang di Atas Bukit”

  1. Nyanda maso akal, so nyanda lama Airmadidi yang mo kena banjir. So banyak gunung yang jadi gundul! Hargailah keindahahan alam jangan IDea yang ndae maso akal yang mo kaseh Kaseh rusak. Turis pun pasti geleng2 kepala dan nyanda berminat deng tuh IDE bagitu. itu doi so boleh bantu kaseh sekolah tuh generasi2 muda supaya dorang jadi pintar, biar bisa jadi pemerintah yang bijak untuk mengambil keputusan yang bisa maso akal.

  2. jangan sampe hanya merusak lingkungan hidup. karena alam itu akan bereaksi yg sama kepada kita. dan orang orang xg tidak bersalah akan selalu menjadi korbannya.

    • Nyanda maso akal, so nyanda lama Airmadidi yang mo kena banjir. So banyak gunung yang jadi gundul! Hargailah keindahahan alam jangan IDea yang ndae maso akal yang mo kaseh Kaseh rusak. Turis pun pasti geleng2 kepala dan nyanda berminat deng tuh IDE bagitu. itu doi so boleh bantu kaseh sekolah tuh generasi2 muda supaya dorang jadi pintar, biar bisa jadi pemerintah yang bijak untuk mengambil keputusan yang bisa maso akal.

  3. Ini depe nama buang-buang doi. Masih boleh pake for beking jalan atau jembatan di Dousla sana. Pikir bae2 Will, dari nda maso akal kalu mo bongkar2 tu Bukit. Dengan anggaran 1.3 M so cukup for bongkar tu bukit, belum nanti depe dampak akan bertumbuh pemukiman di jalur ke atas. Itu daerah2 resapan, jangan nanti torang kurang terima depe banjir bandang. Ini depe nama ngoni tu senang, torang dapa depe susah.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara