Lewat penelitian ini, khususnya terkait kerentanan perempuan menjadi objek dan korban penerima uang pada masa kampanye, dirinya menaruh harapan kepada penyelenggara pemilu.
Menurutnya, sosialisasi terkait larangan politik uang harus lebih dominan dilakukan, khususnya dalam memberikan pendidikan politik.
“Parpol itu menjadi garda terdepan dalam memerangi dan memutus politik uang yang menjadi hal lumrah di masyarakat,” katanya.
Dirinya kemudian menyarankan agar peserta pemilu mengedepankan politik gagasan yang mampu diterima masyarakat terhadap sosok pemimpin yang baik.
Hal ini menurutnya lebih baik ketimbang mengunggulkan cara apapun untuk meraih kemenangan.
(jenlywenur)
