
Wali Kota Manado, Vicky Lumentut
Manado – Ketika terjadi hujan lebat menimbulkan kepanikan bukan hanya dirasakan masyarakat. Wali Kota Manado Vicky Lumentut pun turut merasakan keresahan dan kekhawatiran yang sama.
Hal ini disebabkan, 2 tahun secara berturut-turut Kota Manado dilanda banjir bandang yang bukan hanya merusak berbagai fasilitas umum dan pemukiman warga, tapi beberapa warga pun turut menjadi korban.
“Kalau mendengar Manado hujan lebat saya langsung gelisah. Selain berkoordinasi dengan instanis terkait, saya berserah diri. Tuhan lindungi Kota Manado,” ujar Lumentut kepada Beritamanado.com.
Ditambahkannya, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, sesuai hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk Kota Manado di bulan November hingga akhir Desember terjadi hujan ringan.
“Laporan BPBD, Manado sejak bulan November ini sampai Desember kedepan terjadi hujan dengan itensitas ringan. Untuk bulan Januari agak lebat. Belajar dari pengalaman lalu (Januari 2013-2014), warga perlu waspada,” ungkapnya.
Terkait hal itu, Lumentut menghibau seluruh masyarakat untuk waspada dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor.
“Untuk warga yang tinggal di bantaran sungai dan dataran tinggi, jika terjadi hujan lebat, sebaiknya berpindah ke tempat-tempat yang lebih aman. Kepala lingkungan harus intens memberikan himbauan ke masyarakat dan mengamati keadaan di wilayahnya masing-masing,” tandas Lumentut. (leriandokambey)
