Berita Utama

Vicky Lumentut: “Boleh Ba Veto Asal Bangun Manado”

Vicky Lumentut saat berinteraksi bersama warga Manado
Vicky Lumentut saat berinteraksi bersama warga Manado

Manado – Menjadi Kepala Daerah di era keterbukaan pasca reformasi, memerlukan kemampuan manajemen pemerintahan dengan standar kualitas mumpuni.

Dituntut tidah hanya mampu menciptakan berbagai terobosan dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, tetapi juga mampu memberi ruang dan kesempatan kepada warga untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan pembangunan.

Salah satu langkah yang ditempuh oleh Walikota Manado adalah menyiapkan waktu secara khusus berinteraksi dengan masyarakat. Minggu (27/4/2014), Walikota pilihan rakyat kota Manado, GS Vicky Lumentut mengatakan, pengalaman menjadi birokrat selama puluhan tahun telah mengajarkannya bahwa masyarakat perlu diberi ruang untuk berkomunikasi dengan penyelenggara pemerintahan.

Kalau pada 2013 lalu Ia dan jajaran pemerintah menggagas Pemerintah Kota Menyapa bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia, pada tahun 2014, meningkatkan kapasitas dengan menghadirkan penyebarluasan informasi yang lebih merata, yaitu melibatkan 12 radio yang terdiri dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI dan 11 radio siaran swasta lainnya.

“Saya senang menerima masukan, kritikan, untuk kemajuan kota manado, termasuk aspirasi masyarakat di sini. Secara fisik, tentu saya tidak bisa ada di setiap lingkungan, kelurahan, dan kecamatan, tapi dengan kemajuan teknologi sekarang ini, kita bisa bertemu dan berinteraksi secara langsung setiap minggu, selama satu jam,” ujar Lumentut.

Jadwal siaran Jumat pukul 07:00 sampai 08:00 atau 08:30. Masyarakat diberi kesempatan.

Silakan ba veto asalkan tujuannya jelas untuk membangun Manado. Masukan apa saja, yang penting sifatnya untuk membangun, bukan memfitnah – Vicky Lumentut, Walikota Manado.

Ia juga mempersilakan warga berinteraktif, di 12 radio, RRI dan 11 radio siaran swasta lainnya untuk menjawab setiap permasalahan yang disampaikan oleh warga. Lumentut mengatakan dirinya banyak menerima masukan, tapi diharapkan jika memberi kritik kepada pemerintah agar dapat disebutkan langsung aparat yang dianggap bermasalah, atau lokasi yang dimaksudkan secara detail, instansi atau kecamatan, kelurahan dan lingkungannya.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Manado, Franky Mocodompis SSos yang juga menjadi Juru Bicara Pemerintah Kota Manado dan ikut merumuskan pelaksanaan teknis kegiatan Pemerintah Kota Menyapa, menjelaskan, penamaan program siaran radio interaktif bersama dengan Walikota Manado ini selanjutnya dinamai “OM VICKY RON MANADO”, sebuah media interaktif antara Walikota yang melengkapi media interaksi yang lebih dahulu dilaksanakan yaitu akun Vicky Lumentut di Facebook dan G.S. Vicky di Fanpage. (medco/semuelsumendap)

7 tanggapan untuk “Vicky Lumentut: “Boleh Ba Veto Asal Bangun Manado””

  1. Dari 550an kabupaten dan kota di Indonesia, hanya ada dua kepala daerah yang meluangkan waktu secara khusus untuk mendengarkan langsung masukan warga sekaligus sebagai fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan di skpd dan wilayah. Satu dari dua kepala dserah itu adalah Walikota Manado. Dari sudut pandang penanganan banjir mungkin memang bukan breakthrough. Tapi dari perspektif komunikasi politik penyelenggara pemerintahan, yang dilakukan Walikota Manado sudah terbukti meningkatkan kepercayaan warga terhadap pemerintahan. Hanya dua di Indonesia dan satu-satunya di Sulawesi Utara. Saya juga sekaligus mengajak pak Adano untuk sekali-kali mendengar interaktif ini, dan buktikan sendiri apakah warga antusias atau tidak untuk berbicara langsung dengan pemimpinnya sendiri.

  2. Bias jo kwa…
    Masih blum bisa di kategorikan Brakthrouh.

    Its not a major achievement..
    Its not even an act of overcoming or penetrating an obstacle or restriction.

    Kalau tahun depan banjir so bisa di atasi dan banjir tidak membuat banyak rakyat menderita lagi, itu baru Breakthrough!!!

  3. Dlm teori bahasa, kemampun komunikasi mendasar manusia adalah mendengar. Pak wali so mau ba dengar itu bagus.

  4. Boleh le bicara2 di radio & trima masukan, asal abis itu direalisasikan. Jangan cuma abis di radio. Masyarakat akan menilai action anda apakah nanti ada realisasi atau tidak.

  5. lebih baik terlambat dari pada sering terlambat …. sementara, nanti akan, … jalan berlubang, Listrik padam, Air pam mati, Internet lalod/lemot, sampah berserakan, Gdng olah raga rusak/kumuh, Macet, …Lanjutkan !

  6. Breakthrough yang baik dan patut diacungkan jempol, yang dilakukan oleh Bapak Walikota Manado, komunikatif, transparan dan accountable, dimana masyarakat dapat berdialog secara interaktif dan terbuka kepada Pimpinan Daerahnya, menyampaikan aspirasi untuk pembangunan Kota Manado yang sudah baik setelah Pasca Bencana, akan menjadi lebih baik lagi kedepan, sepanjang masukan, saran dan aspirasi yang diberikan bersifat konstruktif dan tidak mengada-ada.
    Setuju dan Lanjutkan Pak Wali, masyarakat sangat mendukung kegiatan ini. God bless,,,

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara