
Manado, BeritaManado.com — Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu (WKI) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) siap merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 mereka dengan meriah di Kota Tomohon.
Peringatan puncak ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 mendatang.
Ketua Komisi Pelayanan WKI Sinode GMIM, Pnt. Dra. Fenny Roring Lumanauw, SIP, menyatakan bahwa segala persiapan telah dirampungkan dengan baik oleh panitia pelaksana.
“Panitia Pelaksana, yang dipimpin oleh Ketua Umum Pnt. Drg. Jeand’arc Karundeng dan Ketua Harian Sendy G.A. Rumajar, S.E, M.I.Kom, telah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan siap untuk menyambut kedatangan puluhan ribu tamu W/KI dari seluruh wilayah pelayanan GMIM,” ujar Pnt. Fenny Roring Lumanauw di Manado, Rabu (19/11/2025).
Diawali Ibadah Agung
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-88 ini akan diawali dengan pelaksanaan Ibadah Agung dan Pembukaan yang terpusat di Stadion Babe Palar Walian, Tomohon.
Setelah ibadah, peserta akan langsung bergeser menuju lokasi-lokasi perlombaan yang telah diatur panitia, tersebar di wilayah pelayanan Tomohon I dan sekitarnya.
Sejumlah mata lomba telah disiapkan untuk memeriahkan hari syukur ini.
Adapun perlombaan yang akan digelar meliputi:
• Lomba Solo (untuk kategori usia di bawah dan di atas 45 tahun)
• Vocal Group Seri A dan Seri B
• Masamper
• Maengket
• Merangkai Bunga
• Baca Mazmur
• Busana Gereja (khusus untuk Pelayan Khusus)
Momentum Syukur dan Pelayanan
Dalam kesempatan tersebut, Pnt. Fenny Roring Lumanauw turut menyampaikan harapannya agar seluruh anggota W/KI GMIM dapat memanfaatkan momentum peringatan HUT ini sebagai perayaan syukur atas penyertaan Tuhan Yesus dalam seluruh perjalanan pelayanan W/KI selama 88 tahun.
Meski diakui bahwa pelayanan tidak luput dari dinamika dan berbagai tantangan, Pnt. Fenny Roring Lumanauw menegaskan pentingnya komitmen bersama.
“Tak dapat dipungkiri, kita tidak luput dari dinamika dan berbagai tantangan pelayanan, tetapi marilah kita tetap fokus dan berkomitmen untuk melaksanakan pelayanan kita dengan baku-baku bae dan baku-baku sayang. Pelayanan kita milik Tuhan. Semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan,” tegasnya, memberikan penekanan pada semangat persatuan dan kasih.
Dia juga tak lupa mengingatkan para peserta yang akan melakukan arak-arakan menuju Kota Tomohon agar selalu menjaga ketertiban dan berhati-hati dalam perjalanan.
“Sampai jumpa di Tomohon. Tuhan Yesus memberkati,” tutup Pnt. Fenny Roring Lumanauw.
(***/jenlywenur)
