Hanny-Tonny dan Ketua DPC PDI Perjuangan Manado Richard Sualang foto bersama tokoh-tokoh Bantik Malalayang.
MANADO – Calon Walikota Manado Hanny Joost Pajouw (HJP) mengucapkan terima kasih kepada sejumlah tokoh masyarakat (tomas) Bantik yang hadir dalam kampanye di Malalayang Satu Lorong Kantor Camat, Kamis (15/10/2015) sore.
Hanny sangat bersyukur visi dan misinya bisa didengarkan dan ditanggapi positif para ‘tua-tua’ suku Bantik ini.
“Puji Tuhan tokoh-tokoh bantik terkumpul dan semua yang hadir ini (dalam kampanye) yang depe jago-jago. Kita kenal karena kita lama tinggal di Malalayang dan ada rumah keluarga di Malalayang. Kita pe anak ada tiga lahir di Malalayang ini,” ungkap Hanny mengawali orasinya di lokasi kampanye Halaman Rumah Keluarga Monginsidi.
Hanny yang berpasangan dengan Tonny Rawung ini, menegaskan jika keluarganya sangat senang tinggal di Malalayang. Buktinya mereka membangun rumah tinggal dan sampai sekarang masih ditempati ayah mantunya, Johan Liando alias Ko Seng dengan keluarga.
“Sebe mantu lama tinggal disini (rumah yang dijadikan lokasi kampanye), dapat banyak bantuan dari Keluarga Monginsidi dan tetangga-tetangga dalam interaksi bermasyarakat,” ujar suami dari Dayvi Mailoor ini.
Dikatakan Hanny bahwa selama ia tinggal di Malalayang ia merasakan bahwa benar masyarakat bantik adalah masyarakat pemberani, berjiwa pahlawan seperti pahlawan nasional kita Wolter Monginsidi dan baik serta positive thingking kepada semua orang.
“Masyarakat bantik punya loyalitas yang tinggi dan berjiwa pahlawan. Saya dan keluarga merasa jadi bagian dari masyarakat Bantik karena kami juga tinggal di tengah-tengah masyarakat bantik ini. Karena itu saya berharap dan sangat bersyukur jika warga Bantik dan semua warga Malalayang bisa mendukung saya karena saya juga bagian dari masyarakat bantik. Lucu kalau saya tinggal di Malalayang, pastinya akan berjuang untuk Malalayang tetapi saya tidak didukung sesama orang Malalayang,” ungkap Hanny disambut tepuk tangan dan sorak massa.
Kerinduan Hanny adalah membangun sekolah SMK dan SMA unggulan di Malalayang. Ia melihat wilayah Malalayang punya banyak potensi serta pertambahan penduduk yang pesat.
“Tetapi disini SMK dan SMA tidak ada. Semua harus beberapa kali naik angkot, kena macet dan biaya pendidikan lagi,” kata lulusan Fekon Unsrat ini.
Terkait itu, Bapak Ronny Monginsidi, tomas Bantik juga sahabat baik ayah mantu HJP, menuturkan, jika visi dan misi berkaitan pengembangan Sumber Daya Manusia yang membuatnya getol mendukung HJp-TORAng.
“Calon-calon lain saya kenal juga dan sudah banyak melakukan pendekatan tapi sekarang saya akan berjuang untuk memenangkan Hanny dan Tonny Rawung yang diusung PDI Perjuangan dan Nasdem!” tegasnya.
Adapun tomas Bantik Malalayang yang hadir disapa khusus dalam orasi Hanny dan Tonny, yaitu Bapak Frans Bangkang, Otty Pokatong, Berty Monangin, Sem Mamitoho, Teddy Pantouw, Sun Piter Monangin, Ronny Monginsidi dan lainnya.
Kampanye pun dilanjutkan ke Pakowa dan Karombasan Selatan. Hadir dalam kampanye ini, petinggi-petinggi PDI Perjuangan dan Nasdem, antara lain, Ketua PDIP Manado dr Richard Sualang, Novie Lumowa, Lucky Senduk, Hengky Kawalo, Agustin Kambey, Marco Tampi, Victor Joseph Polii dan Astrid Kumentas.(ads)

