Kota Manado

HUT ke-403 Manado, Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 1.093 Pekerja

HUT ke-403 Manado, Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 1.093 Pekerja
Pemerintah Kota Manado pastikan lindungi pekerja bersama BPJS Ketenagakerjaan

Penulis: Sri Surya | Manado

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado untuk memperkuat komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, menyerahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Fahri Tane, pekerja sektor UMKM sekaligus pedagang pasar binaan Pemkot Manado.

Santunan diterima langsung oleh ahli waris, Nurhayati Tanner, sebagai wujud kehadiran negara melalui program BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko sosial ekonomi.

Selain penyerahan santunan JKM, Pemkot Manado dan BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara simbolis kepada 63 juru parkir Dinas Perhubungan Kota Manado.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan para petugas pelayanan publik tersebut terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian saat menjalankan tugas.

Perlindungan serupa juga diberikan kepada 1.030 kader Tim Penggerak PKK Kota Manado yang diterima secara simbolis oleh Pengurus PKK Kota Manado, Detty Emor.

Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran aktif kader PKK dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Secara keseluruhan, pada momentum HUT ke-403 Kota Manado, sebanyak 1.093 tenaga kerja resmi mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, terdiri atas 63 juru parkir Dinas Perhubungan dan 1.030 kader PKK Kota Manado.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Manado yang terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi berbagai kelompok pekerja.

“Momentum Hari Ulang Tahun Kota Manado yang ke-403 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah hadir memberikan rasa aman bagi para pekerjanya. Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Manado yang terus memperluas cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar, juru parkir hingga kader PKK. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang karena terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga,” ujar Juwenly.

Ia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado untuk memperluas kepesertaan pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

“Harapan kami, semakin banyak pekerja di Kota Manado yang terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan sosial bukan sekadar manfaat ketika risiko terjadi, tetapi merupakan investasi bagi kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kota Manado diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Manado yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Juwenly.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pemkot Manado dan BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja di berbagai sektor memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan demikian, para pekerja dapat menjalankan aktivitas secara lebih aman dan produktif, sekaligus mendukung pembangunan Kota Manado yang semakin maju dan sejahtera. (***)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara