Tim penilai WTN didampingi Kadishubkominfo Kota Tomohon Steven Waworuntu SSTP.
TOMOHON, beritamanado.com – Tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Perhubungan Darat, Kamis (07/05/2015 menyambangi Kota Tomohon guna melakukan penilaian.
Dalam melakukan penilaian, tim terlihat melakukan penilaian terkait pengelolaan transportasi di Kota Tomohon yang menyangkut keamanan, kenyamanan penduduk dalam menggunakan fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah dalam hal infrastruktur,transportasi dan sarana pendukung lainnya.
Juga dilakukan peninjauan di lokasi-lokasi umum seperti Terminal Beriman, pusat kota, simpang empat, Kantor Walikota Tomohon, Balai Pengujian Kendaraan Bermotor serta Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon.
Menurut tim penilai, penyelenggaraan transportasi bagi masyarakat berjalan seperti biasa namun ada hal-hal penting yang harus terus diperhatikan untuk menjamin dan memberikan keamanan dan kenyamanan
bagi masyarakat diantaranya, hak pejalan kaki menggunakan trotoar yang memadai, tidak menggunakan badan jalan untuk kegiatan lain yang menggangu kelancaran aktivitas dan arus lalulintas.
Selanjutnya, penataan parkiran yang yang baik dan selaras dengan penataan kota yang ideal dengan petugas parkir dilengkapi seragam lengkap dengan identitasnya. Begitu pun untuk angkutan umum yang harus bebas dari barangb awaan yang mengganggu keseimbangan kendaraan, kenyamanan dan keamanan penumpang serta yang utama adalah keselamatan berkendaraan.
Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Steven Waworuntu SSTP mengaku optimis Tomohon mampu mempertahankan Wahana Tata Nugraha yang telah diraih dua tahun sebelumnya. “Ya, ini seiring dengan penataan dan terobosan-terobosan yang telah dilakukan untuk memberikan jaminan keselamatan dalam transportasi serta penyediaan infrastruktur yang memadai bagi kenyamanan masyarakat umum dalam beraktivitas sehari-hari,” ungkap Waworuntu.
“Oleh karena itu untuk menggapai dan mempertahankan prestasi di bidang transportasi ini maka peran aktif seluruh komponen masyarakat baik sebagai pengendara kendaraan maupun pejalan kaki dan pengguna fasilitas yang disiapkan pemerintah untuk mentaati aturan berkendaraan, memelihara fasilitas umum dan mencintai infrastruktur yang telah dibangun untuk kenyamanan dalam beraktivitas,” pungkas mantan Kepala KPPT. (ray)
