Amurang – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Minahasa Selatan (Minsel) Ir Frans Tilaar menanggapi kebakaran di Kecamatan Tompasobaru. Berdasarkan dari laporan patroli Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Minsel, mengadakan patroli kebakaran dan pembalakan liar yang terjadi di kawasan hutan Desa Liandok, Kecamatan Tompasobaru sebagaimana laporan awal yang diberikan Camat Tompasobaru, mengenai kebakaran hutan di Desa Liandok, langsung ditindaklanjuti serius.
Sesuai hasil operasi yang dilakukan Polhut kami, di daerah Kecamatan Tompasobaru, akibat panas yang berkepanjangan tidaklah berpengaruh pada pertanian dan perkebunan warga karena selain berada di daerah dingin, juga karena cadangan air yang berlebihan.
“Namun, dampak El nino sangat berpengaruh pada banyaknya area hutan yang terbakar. Makanya pihak pemerintah Kecamatan Tompasobaru berperan aktif mensosialisasikan agar warga hati-hati akibat banyaknya kebakaran yang terjadi,” ujar Tilaar.
Lanjut dia, hutan di daerah Desa Liandok Kecamatan Tompasobaru yang terbakar dan berhasil didata mendapati untuk hutan produksi ada 100 hektar dan hutan yang dimanfaatkan sebagai Areal Penggunaan Lain (APL) 400 hektar yang ada di derah transmigrasi sekitar Desa Liandok,” papar Tilaar. (sanlylendongan)
