
Manado, BeritaManado.com — Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang tidak mengusulkan Wilayah Pertambangan Rakyat menuai sorotan Ketua Aliansi Penambang Rakyat Julius Jems Tuuk.
Menurut Jems, kedua pemimpin tertinggi dengan sikap tersebut tidak ingin adanya kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat dari sisi ekonomi.
“Pemerintah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Selatan yang tidak mengusulkan WPR, harus wajib mengusulkan agar supaya masyarakat penambang ini bisa makan, bisa sekolahkan anak-anak, ekonomi tumbuh, dan rakyat sejahtera,” ungkap Jems Selasa, (19/8/2025) usai rapat pembahasan RTRW di ruang rapat DPRD Sulut.
Di sisi lain, Jems juga menilai dari segi kaca mata politik, bahwa, bupati Minsel dan wali kota Bitung mencobai pemerintahan gubernur Yulius Selvanus, melawan perintah presiden.
“Ingat, kalau itu dilakukan oleh dua pimpinan tertinggi di daerah tersebut maka aliansi penambang rakyat akan turun dengan kekuatan penuh untuk melawan hegemoni,” tegas Jems.
(Erdysep Dirangga)
