Minsel

Tidak Profesional, Kinerja PLN Disorot Pelanggan

Tidak Profesional, Kinerja PLN Disorot Pelanggan
Kinerja PLN selalu disorot, lantaran mati lampu terus

Amurang—Memasuki tahun 2013, seharusnya PT PLN (Persero) semakin menunjukkan profesionalnya. Bukannya hanya mau mencari keuntungan atau profit diri semata-mata. Tetapi, tidak melihat bagaimana kepentingan konsumen lebih ditonjolkan. Sebab, tahun 2013 ini pemerintah akan menaikan TDL. Semantara, konsumen/pelanggan semakin terpuruk oleh pelayanan PLN sendiri.

Dari informasi yang dihimpun media online ini, bahwa kesan yang diberikan PT PLN (Persero) Wilayah VII Suluttenggo tersebut semakin tidak sempurna. Kalau juga mati lampu atau lainnya, mereka akan katakan ada gangguan seperti cuaca ekstrim, banjir, angin kencang dan lain sebagainya.

‘’Hal diatas membuat para konsumen bertanya-tanya, inikah profesional PT PLN (Persero) Wilayah VII Suluttenggo atas pelayanan kepada konsumen. Ataukah, yang namanya PLN hanya mau lakukan demi kelangsungan ‘kesombongan’ lantaran PLN adalah milik negara,’’ tanya Mario Pontoh, warga Amurang.

Sebagai contoh, sampai hari ke-13 dibukan Januari 2013, pemadaman lampu oleh PT PLN sudah berkali-kali. Kalau mau ditanya, paling-laing mereka katakan ada gangguan. Artinya, kalau masalah diatas jangan lagi memberi alasan seperti diatas. Atau dengan kata lain, konsumen tak perlu disampaikan dengan cara ‘pembodohan’ seperti diatas.

‘’Sebab, pada umumnya sesering padamnya lampu, mengakibatkan banyaknya kejadian seperti rumah terbakar. Apakah selama kejadian kebakaran, PLN bertanggungjawab lantaran kebakaran rumah,’’ tanya Mario.

Dengan demikian, PLN harus menunjukkan profesional serta bijak dalam arti memberi alasan yang tepat bagi konsumen. ‘’Jangan hanya dengan cara mencari keuntungan untuk menaikan profit BUMN tersebut. Sementara, daya tahan konsumen justru menjadi bodoh lantaran pihak PLN yang tak mau tahu soal kerugian yang dialaminya,’’ ungkap Wanda Anis. (and)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara