Amurang – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar kegiatan Ekspos Rencana Aksi Daerah Air Minum Penyehatan Lingkungan.
Menurut Kepala Bappeda Minsel Meidy Maindoka, melalui kabid Fisik dan Prasarana Drs. Rolly Makauli menyatakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Kik Of Meeting (pembukaan kegiatan sanitasi dan MoU SSK (Sistem Sanitase Kabupaten).
“Ya, maksud kegitan ini dalam rangka menyatukan persepsi semua SKPD terkait dan stakholder LSM yang konsen dan peduli terhadap pembangunan air bersih dan sanitasi di Minsel yang lebih baik lagi,” ujar Makauli, Selasa (14/7/2014).
Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, yang diwakili Sekda Drs. Danny H. Rindengan.
Sekda Minsel saat membawakan sambutan Bupati Minsel yang familiar disapa Tetty Paruntu menjelaskan bahwa, pembangunan air bersih dan sanitasi lingkungan akan mempercepat akses sarana dan prasarana air bersih dan penyehatan lingkungan di Minsel.
“Untuk itu kita perlu tingkatkan program ini agar masyarakat merasakan pelayanan pemerintah dengan baik dan tepat sasaran,” pesan Tetty Paruntu, sekaligus sahgat berharap target proyeksi Pansimas 2016 ada 20 desa yang dialokasikan melalui APBN.
Sebagai narasumber masing-masing Ketua tim penyusun RAD Kepala Dinas PU Minsel Joutje Tuerah, sanitasi dan SSK dari Regional VI Pansimas Ir. Husein yang membawahi Sulteng, Gorontalo, Sulut dan Maluku dan Malut.
Peserta kegiatan Ekspos Rencana Aksi Daerah Air Minum Penyehatan Lingkungan yakni kepala-kepala SKPD, para camat, hukum tua dan stakholder. (sanlylendongan)

