Amurang – Pawai pembangunan dalam rangka HUT RI ke 70 di Kabupaten Minahasa Selatan yang dilaksanakan Selasa 18 Agustus 2015 berjalan sangat meriah.
Pawai yang mengambil start di halaman Kantor DPRD Minsel di desa Teep dan finis di halaman Kantor Bupati tersebut diikuti oleh sejumlah SKPD, Kecamatan, Desa, dan dunia usaha di Minahasa Selatan bahkan beberapa sekolah dengan menggunakan sejumlah kendaraan yang sudah dihiasi.
Dalam pawai pembangunan yang disaksikan langsung Bupati Christiany Euginia Paruntu, SE tersebut turut menyuguhkan sejumlah potensi sumberdaya alam di Minsel, mulai dari sektor pertanian dengan komoditi unggulan cengkih, kelapa, jagung, aren, padi, pisang dan beberapa komoditi lainnya, disamping hasil dan prestasi dibidang perikanan dan kelautan, pertambangan, pendidikan, kesehatan dan beberapa sektor lainnya.
Terlihat antusias masyarakat ketika menyaksikan sejumlah miniatur seperti halnya Kapal Doro Londa, Kapal Ikan, selain itu pengelolaan hasil aren yakni cap tikus, bahkan ada juga yang memamerkan batu akik seperti halnya yang dipamerkan desa Tewasen kecamatan Amurang Barat.
Antusias warga mengikuti pawai pembangunan ini mendapat apresiasi Bupati Tetty Paruntu.
Melalui kegiatan ini mampu menunjukan kemeriahan Minahasa Selatan dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun.
“Biarlah kegiatan ini akan lebih memacu segenap masyarakat untuk menampilkan yang terbaik dalam mengisi percepatan pembangunan kedepan yang lebih baik,” ujar Tetty Paruntu
Dibagian lain Wakil Ketua DPRD Minsel selaku wakil rakyat Rommy Pondaag memberi apresiasi kepada Pemkab Minsel yang sudah memprakarsai pelaksanaan pawai pembangunan ini, yang diharapkan bisa mengghibur masyarakat, bahkan bisa memacu semangat masyarakat untuk bekerja sebagaimana tema HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun “Ayo Kerja”.
Adapun kemeriahan pawai pembangunan ini, menimbulkan arus lalu lintas di Amurang hingga Kapitu sempat terjadi kemacetan. Namun begitu beberapa penumpang terlihat menikmati kemacetan dengan menyaksikan pawai pembangunan. Kegiatan tersebut juga diikuti drum band dari sejumlah sekolah yang turut menyelingi jalannya pawai tersebut. (sanlylendongan)
