Amurang – Dampak dari pembangunan tanggul pengaman pantai di pesisir teluk Amurang, yang kini tengah dikerjakan, membuat nelayan tak dapat lagi menambatkan perahu.
Sontak hal ini terus dikeluhkan masyarakat, khususnya petani yang berada di pesisir pantai Amurang yakni Kelurahan Bitung, Ranomea dan Pondang. Hal ini mendapat perhatian Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE.
Menurut bupati yang akrab disapa Tetty Paruntu ini bahwa, akan menjawab keinginan nelayan membangun tambatan perahu.
“Hanya saja, ini-kan masih dalam pengerjaan tanggul, jadi saya minta nelayan di Amurang untuk bersabar. Saya jamin akan dibuatkan tambatan perahu, jika pekerjaan tanggul pengaman pantai sudah selesai dikerjakan,” janji Tetty Paruntu, Selasa (4/11/2014).
Tetty menjelaskan, lagi pulah membuat tambatan perahu perlu ada design terlebih dahulu, agar tertata rapi. Karena kedepan bisa jadi objek wisata.
“Memang karena baru bangun jadi nampak berantakan. Untuk itu perlu kesabaran masarakat, karena masih dalam tahap penyelesaian,” tambah Tetty Paruntu.
Nah, menunggu penyelesaian, disamping itu, kita membuat perencanaan. Hal ini dimaksudkan agar tertata rapi dan bangunan seperti tambatan perahu harus efisien, paparnya. (sanlylendongan)

