Berita Utama

Taruna Akmil Menyongsong Tantangan Perang Era Digital

Taruna Akmil Menyongsong Tantangan Perang Era Digital
Empat Taruna AKMIL peraih Silver Medal

Penulis: Frangki Wullur I Magelang

Terobosan  Akademi Militer (AKMIL) Magelang yang berdampak bagi para Tarunanya dalam rangka mengembangkan potensi sumber daya manusia yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan membuahkan hasil yang membanggakan.

Empat orang Taruna meraih prestasi gemilang dalam ajang Essay Edu Talk Fair Competition Tahun 2026 yang digelar oleh Universitas Diponegoro (UNDIP).

Keempat Taruna yang tergabung dalam Tim Menulis Askakra Taruna AKMIL sukses meraih Silver Medal Kategori Sosial Ekonomi melalui sebuah karya ilmiah yang berjudul “Cyber Resilience: Digital Transformation in Territorial Management in the Era of Society 5.0”.

Kegiatan tersebut digelar oleh FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Universitas Diponegoro yg bekerjasama dengan Eduact Creative Hub, ditujukan sebagai momentum untuk menjawab berbagai tantangan zaman di era digital saat ini.

Informasi yang diperoleh BeritaManado.com, Gubernur AKMIL Mayjen TNI Rano Tilaar senantiasa mendorong agar para Taruna dapat memperkuat kapasitas intelektual, berpikir strategis, adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menjawab tantangan di era lingkungan global yang kompleks.

Prestasi tersebut merupakan bukti bahwa para Taruna AKMIL tidak hanya berhadapan dengan dengan upaya membentuk pemimpin tangguh, melainkan menjadi insan intelektual yang mampu menghasilkan solusi yang strategis, inovatif serta berorientasi masa depan bagi kepentingan pertahanan negara dan pembangunan nasional.

Gubernur AKMIL Mayjen TNI Rano Tilaar mengatakan bahwa prestasi tersebut menegaskan komitmen AKMIL untuk melahirkan perwira masa depan yang harus siap menghadapi tantangan tugasnya dimasa yang akan datang, meliputi keunggulan dari segi karakter, profesional dalam pengambilan keputusan dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Selamat kepada para Taruna yang berhasil mengukir prestasi yang membanggakan ini. Perlu diingat bahwa “Perang” saat ini telah bertransformasi dengan tereliminirnya peran tenaga manusia digaris depan, sehingga peran tersebut saat ini lebih banyak diambil alih oleh teknologi AI yang dibenamkan kedalam tenaga robotik. Oleh karena itu teruslah belajar dari Perang Iran versus Israel yang dibantu Amerika Serikat,  dimana didalam gelar pertempurannya lebih mengandalkan pada kekuatan Alutsista Drone dan Peluru-peluru Kendali, sehingga para Taruna harus sadar terhadap tuntutan untuk mengusai bidang-bidang ilmu pengetahuan yang dapat menunjang tugas pengabdian pada negara di masa yang akan datang,” harap Mayjen Rano Tilaar.

Adapun keempat Taruna yang meraih silver medal dalam ajang tersebut adalah Kopral Taruna Danny Reifan, Kopral Taruna Diandra Adhi Makayasa, Kopral Taruna Bintang Jermaneo serta Kopral Taruna Daffa Putra Handara.

Keikutsertaan keempat Taruna AKMIL tersbeut berada dibawah bimbingan Letkol Czi. DR. Agung Prasetyo berhasil menghadirkan sebuah gagasan inovatif terkait penguatan ketahanan siber sebagai fondasi transformasi digital dalam  mendukung efektivitas pembinaan Taruna mengahadapi era Revolusi Industri 5.0.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara