Berita Utama

Target Swasembada Beras Sulut Terancam Gagal

Target Swasembada Beras Sulut Terancam Gagal
Ketua Komisi I DPRD Minsel, Setly Kohdong, SH soal target swasembada beras di Sulut terancam gagal. Ini karena, distribusi pupuk yang tak seragam. Bahkan, ada indikasi permainan didalamnya. (foto beritamanado)

Kohdong: Jangan Ada Permainan Distribusi Pupuk

Amurang—Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang menegaskan, bahwa 2012 Pemprov Sulut target swasembada beras. Olehnya, semua kabupaten/kota harus melakukan bersama target diatas. Bahkan, daerah-daerah sentra beras mengaku kalau program diatas terancam gagal. Pasalnya, distribusi pupuk Urea justru bermasalah.

Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan dan Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan DPRD Minsel, Setly Kohdong, SH menegaskan bahwa swasembada beras Sulut terancam. ‘’Sebagai contoh, daerah sentra beras di Minsel, ada di Kecamatan Tompasobaru, Maesaan dan Ranoyapo. Para petani di tiga kecamatan tersebut mengaku tak memiliki pupuk. Bahkan, distribusi pupuk tersebut banyak kendala. Sehingga, mereka mengaku swasembada beras Minsel sekitar 70.000 ton bakal gagal total,’’ ujar Kohdong.

Lanjut Kohdong, melihat hal diatas bahwa instansi terkait, diantaranya Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel sepertinya hanya lips service. Akibat hal diatas, maka Komisi I menegaskan kalau instansi terkait tak mau melihat keluhan petani.

‘’Sebagai mitra kerja, Kohdong menjelaskan bahwa program swasembada beras Pemprov Sulut tahun 2012 terancam gagal. Sebab, para petani Minsel sendiri sudah melakukan negosiasi supaya ada penyediaan pupuk. Supaya lagi, program swasembada beras tersebut terealisasi,’’ ucap Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Minsel ini.

Sayangnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Ir Decky Keintjem belum berhasil dikonfirmasi soal keluhan petani Minsel. (and)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara