Agama dan Pendidikan

Jelang Tahun Ajaran Baru, Ivonne Andries Ingatkan Hal Ini

Jelang Tahun Ajaran Baru, Ivonne Andries Ingatkan Hal Ini
Suasana awal sekolah di SD Katolik Santa Monika Langowan sebelum Pandemi COVID-19 Tahun Ajaran 2019-2020

Tondano, BeritaManado.com — Jelang dibukanya tahun ajaran baru 2022-2023, sekolah-sekokah di Kabupaten Minahasa pada semua tingkatan terus melakukan persiapan.

Mulai dari penerimaan siswa atau peserta didik baru hingga hal-hal yang berhubungan dengan administrasi, semua terus diatur dengan baik, agar tidak mengganggu jalannya proses pendidikan tahun ajaran yang baru.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Ivonne Andries SIP mengingatkan kepada pihak sekolah maupun orangtua untuk sama-sama melakukan apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

“Pihak sekolah tentu masih harus memperhatikan Protokol Kesehatan COVID-19. Hal ini dikarenakan penyebaran virus tersebut belum sepenuhnya berakhir,” ungkapnya.

Pada bagian lain, orangtua tua harus senantiasa mengingatkan kepada anaknya tentang hal-hal yang harus jadi perhatian, seperti penerapan Protokol Kesehatan COVID-19, khususnya anak-anak yang baru pertama kali masuk di Taman Kanak Kanak (TK) maupun Sekolah Dasar (SD).

Jelang Tahun Ajaran Baru, Ivonne Andries Ingatkan Hal Ini
Ivonne Andries saat meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah SD Katolik Santa Monika Langowan beberapa waktu lalu

Untuk hal-hal lain, Ivonne Andries menuturkan bahwa hal itu pasti sudah diketahui para orangtua dan guru-guru di sekolah.

“Intinya bahwa segala sesuatu yang terbaik harus dilakukan orang guru maupun orangtua untuk masa depan anak-anak kita, dimana pendidikan menjadi yang utama. Jangan menyerah dengan keadaan saat ini, anak-anak adalah masa depan orangtua,” tuturnya.

Ivonne Andries juga memotivasi orangtua agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi keluarga sebagai alasan untuk tidak memberikan eksempatan kepada anak mengecap pendidikan.

“Pendidikan juga merupakan salah satu hak dasar manusia dan secara tersirat menjadi pesan Firman Tuhan sebagai orang Kristen, namun juga secara umum bagi semua agama. Artinya masa depan anak adalah tanggung jawab orangtua untuk mengupayakannya,” tandasnya.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara