Manado – Petugas Tagana dari Dinas Sosial Kota Manado ikut membantu korban kebakaran tujuh rumah di Kelurahan Ranotana Lingkungan IV, Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Senin (18/6). Sejumlah petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Manado membantu dalam menyiapkan kebutuhan makanan bagi para pengungsi korban kebakaran yang menempati sejumlah ruangan di Stadion Klabat.
Terdapat sekitar sepuluh petugas berada di Posko Tagana yang juga dijadikan sebagai dapur umum bagi para pengungsi itu. Royke Mende salah seorang petugas Tagana mengatakan, akibat terbakarnya tujuh rumah tersebut, sekitar 30 kepala keluarga atau 125 jiwa harus mengungsi. “Para warga ada yang mengungsi di rumah keluarga, tetangga dan sebagian besar di Stadion Klabat,” papar Royke.
Menurut dia, pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial telah mengambil langkah-langkah dalam upaya membantu warga korban kebakaran tersebut. “Bantuan yang diberikan seperti matras, selimut dan makanan siap saji bagi pengungsi,” ucapnya. Royke menambahkan, bantuan juga datang dari masyarakat lainnya seperti pakaian.
Ia menuturkan, petugas Tagana yang diturunkan untuk membantu para pengungsi itu secara bergantian. “Pada Senin (18/6) malam sekitar tujuh petugas diturunkan, dan saat ini sepuluh petugas,” tukasnya. Sahrul Rahman salah soerang korban kebakaran mengatakan, telah mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti selimut.
“Akibat kebakaran itu, saya bersama istri dan empat anak harus mengungsi di Stadion Klabat,” kata Sahrul yang sehari-harinya sebagai penjual bakso. Berty Kolondam salah seorang korban kebakaran mengatakan, akibat kebakaran tersebut harus tinggal di rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi tempat kejadian.”Kerugian yang dialami akibat kebakaran itu sekitar Rp1 milar,” kata Berty, yang rumahnya juga dijadikan sebagai tempat kos.(niel)
