
MANADO – Ada yang menarik, dan sudah mentradisi setiap perayaan Natal maupun pergantian tahun (tahun baru). Apa itu? Biasanya anak-anak yang ada di Manado pada hari besar keagamaan khususnya Natal maupun perayaan tahun baru, pasiar ke rumah-rumah tetangga.
Biasanya tuan rumah akan menyajikan kue kering maupun basah, bahkan sebagian rumah yang menyediakan makanan lebih akan menawarkan untuk makan nasi dan berbagai menu ikan serta masakan lainnya.
”Cuma biasanya anak-anak sekarang kalo tanya mau makan apa, dorang kurang jaga jawab, torang so nimau kukis so kenyang, ampao jo, ”ujar Grace, seorang ibu rumah tangga.
Karena itu kata Grace, biasanya beberapa hari sebelum Natal, dan tahun baru dia sudah menukarkan uang ratusan ribu dengan uang kecil dua ribuan, dan seribuan. ”Jadi waktu dorang (anak-anak) bertamu di rumah, dan minta ampao kita kase dua ribu atau seribu, ”tambahnya.
Namun begitu, khusus beberapa anak yang diketahuinya merupakan anak sarani, dia biasanya memberikan Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu. ”Kalu anak sarani biasanya kita kase Rp 100 ribu bahkan lebih, tapi kadang hanya Rp 50 ribu, ”ujarnya sambil tersenyum.(del)

So dapa didik salah dari kacil! Paling kwa drg p org tua yang ajar…serta so basar so nda heran kalo korupsi abis…