Amurang – Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE menyatakan keprihatinanya atas apa yang terjadi di Tompasobaru Satu, Tarkam antar jaga II dan Jaga VI Desa Tompasobaru Satu, dengan menggunakan panah wayer dan sajam.
“Diharapkan masyarakat setempat tetap tenang. Kami pemerintah daerah tekah berkordinasi dengan forum pimpinan daerah untuk segera menindaklanjuti agar suasana setempat menjadi tenang dan terkendali,” ujar Tetty Paruntu, sapaan Anggota Deprov Sulut Kristovorus Decky Palinggi.
Tetty Paruntu mendoakan kiranya Tuhan menyertai dan melindungi masyarakatku agar tetap dalam persatuan dan kesatuan.
“Mari kita hentikan kekerasan dan berhenti menggunakan panah wayer yang merugikan masyarakat itu sendiri,” sebut Tetty, melalui akun facebook resminya. (sanlylendongan)
