TAHUNA – Kabar gembira bagi keluarga miskin di Kabupaten Sangihe. Pasalnya, stok beras di Bulog Sangihe aman. Hal ini diutarakan Kasi Pelayanan Publik Sub Drive wilayah II Tahuna, Boy Tayu ketika ditemui di ruang kerjaanya. Dia mengatakan, ketahanan stok di gudang saat ini ada 773 ton dan akan ketambahan 1000 ton sementara menungu proses angkutan.
“Pokoknya stok beras raskin untuk 2011 aman karena minggu depan akan ketambahan 1000 ton lagi,” ujar Tayu.
Angka keluarga miskin yang sebutannya berubah menjadi Rumah Tangga Sasaran (RTS) mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2010 berada pada angka 13.101 KK, sedangkan tahun 2011 menyusut menjadi 12.25 sesuai dengan SK Bupati khusus RTS 2011.
“Memang mengalami penurunan angka RTS dibading tahun lalu sesuai dengan SK Bupati, dan kami sebagai lembaga penyedia stok dan distribusi selalu siap melayani orderan yang dalam hal ini pemerintah daerah sesuai dengan permintaan tanpa menambah atau mengurangi, ” jelasnya.
Tayu menambahkan, sesuai data pemerintah kabupaten yang masuk ke pemerintah pusat dan masuk di Bulog Tahuna dalam per tahunnya tersedia 2.205 ton beras yang disalurkan sesuai dengan jumlah RTS di 167 kampung yang tersebar di 15 kecamatan di kabupaten Sangihe, dengan jatah per Kepala Keluarga mendapat 15 kg per bulan, namun teknis pembagiannya adalah kewenangan pemerintah setempat yang dalam hal ini camat dan kepala kampung.
”Masalah pembagiannya urusan pemerintah setempat, malah ada kampung yang cara pembagiannya dua bulan sekali, mengingat ada RTS yang tidak terdaftar di SK Bupati sehingga dibijaksanai pembagiannya agar bisa memenuhi semua RTS yang ada di kampung tersebut. Sedangkan untuk cadangan beras pemerintah (CBP) yang digunakan pada saat emergensi seperti terjadinya bencana stoknya ada sesuai dengan peraturan 100 ton per tahun juga ada di gudang,” tutur Tayu sambil berharap untuk rumah tangga sasaran jangan takut karena stok beras tetap ada. (gun)
