
Peliput: Jhonli Kaletuang I Tahuna
Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan olahan masyarakat terus dilakukan. Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) bekerja sama dengan Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar penyuluhan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi Tim Sengkanaung TP-PKK Kelurahan Manente, belum lama ini.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Manente tersebut menjadi bagian dari Program Kemitraan Masyarakat yang didukung pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghasilkan produk pangan olahan yang aman, bermutu, dan memenuhi standar yang berlaku.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai standar produksi pangan olahan, mulai dari penataan ruang produksi hingga pemenuhan persyaratan perizinan usaha.
Materi disampaikan oleh Frisca C. Poputra, S.Farm., Apt., yang menjelaskan pentingnya desain dan pengelolaan ruang produksi sesuai prinsip CPPOB guna menjamin keamanan dan kualitas produk pangan.

Sementara itu, Alla Gabriel Blesstinov, S.KM., memaparkan tahapan pengurusan perizinan usaha pangan beserta dokumen-dokumen yang harus dipenuhi pelaku usaha agar produk yang dihasilkan dapat dipasarkan secara legal dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Ketua tim Polnustar menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola usaha pangan olahan secara profesional.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap anggota TP-PKK mampu memahami pentingnya standar produksi yang baik sehingga dapat menghasilkan produk yang aman dikonsumsi, berkualitas, dan berpeluang menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Manente, Heskia E. Tulas, S.A.P., yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Polnustar dan Loka POM Sangihe.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan lembaga pengawas menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya usaha pangan olahan yang berdaya saing.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota TP-PKK Kelurahan Manente dapat menjadi motor penggerak lahirnya produk-produk pangan olahan lokal yang tidak hanya unggul dari sisi rasa, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
