Talawaan – Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning yang matang untuk dituai, karena apa yang kau tanam, itulah yang akan kau tuai.
Kalimat ini boleh dialamatkan pada Bupati Minahasa Utara, Drs Sompie F Singal MBA. Pada 15 Februari 2013 lalu, bupati menanam benih padi varietes Suluttan di Desa Talawaan, Minut.
Tiga bulan selanjutnya atau Selasa 28 Mei 2013, hasilnya pun dituai oleh bupati.
Turun ke sawah, Bupati Sompie dengan Sabit kecilnya memotong tanaman padi yang sudah menguning itu. Sambil bersiul-siul, bupati cukup lama memanen padi.
Walau jabatannya sebagai bupati yang kesehariannya mengurus pemerintahan, namun Bupati Sompie cukup ahli dalam memanen padi.
Buktinya, sampai beberapa kali potongan padi dilakukannya dalam waktu singkat. Siulan dari bupati sambil memotong padi, menggambarkan kegemberiaan layaknya sebagai petani di musim panen.
Bibit benih padi yang ditanam bupati, adalah benih padi sawah Varietes Suluttan yang dikembangkan para mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado di Balai Benih Utama, Desa Talawaan, Minahasa Utara.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seremoni yang dihadiri sejumlah pejabat termasuk Kepala Dinas Pertanian Minut, Ir Wangke Karundeng serta ratusan orang dari kelompok tani se-Minut juga pihak dari PT Petrokimia Gresik.(aha)

Inilah salah satu contoh kepedulian Bpk Drs. Sompie Singal. Dalam bidang pertanian khususnya di tanah Basah (tanaman Padi). Berkat semangat dan usaha yg di lakukan Bpk Sompie.. Sangat memuaskan hasil yg d dapat oleh Bpk Bupati Minahasa Utara.
Ada juga d lain kepentingan bahwa buat petani2 sawah di desa2 se Minut yg ingin merasakan hasil yang memuaskan apabila ada ketersediaan alat utk meringankan petani sawah dan ladang utk menggarap lahan2 petani kita agar merekan lebih mudah dalam melakukan pencariaanya agar lahan2 petani sawah dan ladang di desa2 kita tertata dgn baik dan menghasilkan ekonomi petani yg memadai..
Alat itu berupa tractor sawah dan tractor ladang…
Seemaangaat truss Bpk Sompie..!!!