Agama dan Pendidikan

Memadukan Ilmu dan Pengabdian: Bupati Joune Ganda, dari Kursi Pemerintahan ke Bangku Doktoral

Memadukan Ilmu dan Pengabdian: Bupati Joune Ganda, dari Kursi Pemerintahan ke Bangku Doktoral
Joune Ganda di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025). Foto: Ist

BeritaManado.com — Di tengah padatnya agenda sebagai Bupati Minahasa Utara dan Sekretaris Jenderal APKASI, Joune Ganda menunjukkan bahwa komitmen terhadap ilmu pengetahuan tidak mengenal batas.

Kamis (19/6/2025), Joune Ganda terlihat di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak, Jakarta Selatan.

Itu bukan untuk urusan birokrasi, melainkan sebuah sesi bimbingan disertasi dalam perjalanan menuju gelar doktor.

Aktivitas akademik ini, menurut Bupati Joune, bukanlah sekadar rutinitas semata.

Ia memandangnya sebagai bagian integral dari tanggung jawab ilmiah yang seharusnya melekat pada seorang pemimpin.

“Setiap teori yang saya pelajari dan diskusi akademik yang diikuti merupakan bekal penting dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih presisi dan berdampak nyata,” jelasnya.

Hal ini, kata dia, menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjadi fondasi kuat dalam pengambilan keputusan yang efektif.

Memadukan Ilmu dan Pengabdian: Bupati Joune Ganda, dari Kursi Pemerintahan ke Bangku Doktoral

Joune menekankan bahwa menjalankan pemerintahan tidak hanya berhenti pada aspek teknis administrasi dan operasional.

Menurutnya, ada dimensi lebih dalam, yaitu refleksi, analisis, dan pengembangan wawasan intelektual secara berkelanjutan.

“Ini adalah pengingat jika seorang pemimpin perlu terus mengasah pemikirannya agar dapat berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan zaman,” tegas Joune.

Prinsip terus belajar dan melayani inilah yang menjadi panduan utama bagi Bupati Joune, sebagai abdi masyarakat.

Dengan semangat ini, Bupati Joune berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar, tidak hanya untuk masyarakat Minahasa Utara, tetapi bagi kemajuan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Joune mengibaratkan upaya ini sebagai “perjalanan tanpa henti”.

Sebuah harmoni antara ilmu dan dedikasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Pernyataan Joune tersebut menegaskan keyakinannya, bahwa sinergi antara pengetahuan akademis dan dedikasi dalam pelayanan publik adalah kunci untuk mencapai kemajuan kolektif.

(Alfrits Semen)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara