MANADO – Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Minggu (25/9) langsung disikapi Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM. Hal ini diutarakan Sekretaris Umum (Sekum) Pdt Arthur Rumengan Mteol.
Rumengan mendesak aparat kepolisian agar mengusut tuntas pelaku yang mendalangi bom bunuh diri serta memberikan hukuman seberat-beratnya.
“Negara jangan melakukan pembiaran dengan aksi bom yang sudah sering dilakukan kelompok teroris di gereja-gereja. Pemerintah harus lebih tegas menangani setiap kejadian seperti ini, supaya setiap umat beragama yang beribadah merasa aman melakukan ibadah,” tuturnya.
Rumengan berpendapat aksi bom yang menewaskan satu orang dan diduga bukan atas dasar agama tertentu tetapi merupakan kelompok sempalan yang ingin memperkeruh situasi yang sudah kondusif di republik ini. “Ini aksi teroris dan bukan membawa nama agama,” tegasnya.
Ia menghimbau juga supaya warga di nyiur melambai tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan bergandengan tangan menjaga kedamaian yang sudah terjalin di Sulawesi Utara (Sulut). Daerah ini tidak akan terpenagaruh dengan kejadian seperti di Solo lantaran warganya sudah teruji menjaga keharmonisan.
“Jangan ada yang terprovokasi dengan kejadian bom di Solo. Jangan ada sikap arogan dan jangan saling membalas, karena tidak ada agama manapun yang mengajarkan kekerasan. Warga haris tetap bergandeng tangan dan harus menanamkan prinsip kasih,” ujarnya.(don)

…TORANG KAN ORANG MANADO BAE KE SEMUA ORANG…NAH SO ITO BISA DORANG BISA MANFAATKAN…PURA-PURA MANIS…NINTAU ADA MAKSUD….LIA-LIA JO KALO SO RUPA MODEL ANEH-ANEH LAPOR POLISI….APALAGI ITU PENDATANG-PENDATANG BARU…
…
…POKOKNYA TORANG MUSTI HATI-HATI DENGAN ITU MODEL-MODEL BAGITU…
….TERORIS DI INDONESIA DAPA LIA BABADIANG….DORANG MO BEKING SUPAYA TORANG LUPA …HATI-HATI…
….
…..DORANG BABADIANG MAR SEMENTAR ATOR SIASAT INI DAPA LIA ..
@ Pdt. Arthur Rumengan mengatakan tidak ada agama manapun yg mengajarkan kekerasan ;Ini adalah SALAH KAPRAH,karena pada kenyataan nya ADA !!! Cobalah baca2 di http:// Ihsan-Magazine.blogspot.com/2011/06/…yg menceritakan tentang Wahabi Indonesia , lengkap dengan sejarah dan sponsornya.Oleh Ihsan Magazine dijelaskan melalui tulisan Joko Arizal dinyatakan bhw Wahabi adalah semacam virus agama, Wahabi menyamar sebagai Salafi yaitu mayoritas Muslim Indonesia yg moderat ;sehingga masyarakat Indonesia bingung.;Wahabi menyatakan bhw ‘Muslim Indonesia moderat’ adalah KAFIR, Yg lebih membingungkan lagi Muslim moderat diam saja dan membiarkan saja ? padahal Wahabi diIndonesia relatif sedikit dibanding dengan Muslim Moderat; Apakh karena Wahabi di dukung dana Arab Saudi? Mungkin juga.Kenyataannya Presiden mengamini sumbangan sekolah Wahabi yg mengajarkan ajaran2 Wahabi yg penuh kekerasan, Ini juga membingungkan karena JIL yg moderat dinyatakan kafir oleh Wahabi,juga diam tidak berreaksi yg nyata? Nah itulah akar perMASALAHAN nya.Marilah kita “kelompok pencetus PERNYATAAN 9 NOV.2007(yg belum berhasil padahal sudah 4 tahun berlalu) di Univ PARAMADINA tempat sdr. Joko Arizal kuliah”,Marilah kita berdiskusi kembali dan melakukan usaha2 nyata agar DEMAM INDONESIA -akibat ulah virus Wahabi segera sembuh. up Pdt. Arthur Rumengan dan teman2 sefaham silakan bergabung dg kita melalui ICRP Antono 10 Des .2011.