
Bitung – Jajaran Polsek Aertembaga kembali berhasil membongkar sindikat penggelapan mobil dengan modus sewa dan pinjam. Menariknya, dari sejumlah sindikat yang berhasil dibongkar, selalu ditemukan ada oknum aparat penegak hukum dan finance yang terlibat.
“Entah itu aparat yang masih aktif atau sudah tidak, begitupun dengan finance yang masih bekerja ataupun sudah berhenti. Merekalah yang menjadi penggerak sebuah sindikat penggelapan mobil,” kata Kapolsek Aertembaga, AKP Frelly Sumampouw beberapa waktu lalu.
Sumampouw menjelasakan, peran finance sangat penting dalam sebuah sindikat, karena merekalah yang tahu persis kemana mobil akan dijual. Apalagi mereka punya pengalaman didunia jual beli kendaraan sehingga begitu mudah menjual kendaraan.
“Aparat sendiri bertugas melakukan pengamanan, seperti mobil yang belum laku untuk sementara dititipkan ke aparat agar tak dicurigai. Serta mereka juga kerap kali yang menawarkan kendaraan hasil penggelapan dan tentu para pembeli percaya karena mereka adalah aparat,” jelasnya.
Tak hanya itu, keterlibatan aparat dan finance juga telah dibuktikan Sumampouw. Seperti kasus penggelapan mobil milik Yanto Ali warga Kelurahan Kakenturan Kecamatan Maesa Kota Bitung yang ditemukan di Kelurahan Mudayag Kecamatan Kotamobagu Kota Kotamobagu. Dimana yang menjadi pendana adalah mantan karyawan finance serta mobil ketika ditemukan sementara dipegang oleh oknum aparat di Kotamobagu.(abinenobm)
