
Dinas Perdagangan Kota Bitung, bersama Polres Bitung, Kodim 1310/Bitung, Satpol PP, dan instansi terkait melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Winenet dan Pasar Girian.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Perdagangan bergerak cepat melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Winenet dan Pasar Girian guna memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kegiatan sidak tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait di antaranya Kodim 1310/Bitung, Polres Bitung, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Satpol PP, serta pihak terkait lainnya. Sidak dilakukan dengan meninjau langsung aktivitas perdagangan dan memantau harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, tomat, bawang, ikan, daging dan bahan pokok lainnya.
Dalam pelaksanaan sidak, rombongan juga berdialog langsung dengan para pedagang dan masyarakat guna mengetahui kondisi pasar serta perkembangan harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Hari Raya Idul Adha nanti.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Bitung usai rapat koordinasi bersama Forkopimda. Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung, Drs. Robert Rudy. Wongkar, M.A.P, turun langsung memantau kondisi pasar dan perkembangan harga kebutuhan pokok yang mulai mengalami fluktuasi.
“Menindaklanjuti rapat kemarin bersama Forkopimda, kami mendapat arahan dari bapak Wali Kota Bitung dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kami melakukan monitoring atau sidak ke pasar untuk memantau perkembangan harga bahkan ketersediaan bahan pokok,” ujar Rudy Wongkar, Jumat (22/5/2026).
Dalam sidak tersebut, Dinas Perdagangan menemukan adanya lonjakan harga pada sejumlah komoditas pangan, khususnya cabai rawit dan tomat yang mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
“Kami dapati di beberapa tempat pergerakan harga barito itu yang bergerak cepat. Salah satu contoh rica, kemarin bermain di atas harga Rp60 ribu, sekarang sudah Rp70 ribu, ada juga yang masih di Rp65 ribu. Begitu juga dengan tomat,” jelasnya.
Meski terjadi kenaikan harga, Kepala Dinas Perdagangan Rudy Wongkar memastikan stok bahan pokok di pasar tradisional Kota Bitung masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Adha.
“Untuk ketersediaan bahan ini masih cukup tersedia untuk kebutuhan masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. Kemudian juga dengan harga daging, harganya masih cukup stabil sebagaimana harga perharinya, jadi stoknya tersedia,” katanya.
Tak hanya memantau harga pangan, Dinas Perdagangan juga menerima keluhan dari sejumlah pedagang terkait isi kemasan minyak kelapa yang diduga tidak sesuai ukuran sebagaimana tercantum pada label.
“Tadi ada keluhan dari pedagang terkait minyak kelapa dengan isi dari kemasan distributor yang mereka keluhkan mungkin kurang dari ukuran sebenarnya. Karena itu kami dari dinas terkait akan berkoordinasi lagi melakukan sidak di perusahaan ataupun di tingkat distributor sebagai penyalur di pasar-pasar tersebut, apakah dari pabrik atau distributor yang kurang,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bitung menegaskan akan terus memperketat pengawasan pasar menjelang hari besar keagamaan guna menjaga stabilitas harga, memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar, sekaligus melindungi hak-hak konsumen dari dugaan praktik yang merugikan masyarakat.
