Ondong-Sikon Pulau Siau yang sunyi dihari pertama masa tenang, Minggu (2/6), tiba-tiba dikejutkan dengan sejumlah berita penangkapan para tim sukses yang mulai gentayangan membawa uang, bahan natura hingga voucher pulsa untuk dibagi-bagikan ke masyarakat.
Di Ulu Siau Kabupaten Sitaro, tersiar tertangkapnya istri publik figur setempat yang tengah membagikan voucher pulsa sebesar Rp 3 juta ke masyarakat, di tengah keramaian umum. Saat ditangkap oleh masyarakat, terjadi perlawanan dari kubu yang membagikan pulsa. Situasi pun sempat mencekam karena aparat kepolisian berlarian melerai aksi bentrok massa.
Sementara di kawasan Ondong dan sekitarnya, kabar beredar soal penangkapan paket-paket beras dan kemungkinan berisi uang di dalamnya, juga oleh masyarakat, oleh tim sukses salah satu calon. Beritamanado kini tengah berupaya mengkonfirmasikan hal tersebut ke aparat kepolisian Ondong dan Ulu Siau. (alf)

Money politik itu soal biasa,semua sobarmaing ibaratnyamaling teriak maling,tinngal beberapa jam kita samua melihat hasil pemilukada ini,yang menang tetap menang yang kalah harus legowo orang jawa bilang.
Kuhate mdarendehe…tgl 5 psti terbukti sai pilihan Mawu….
Trg samua nntau setiap pribadi masing2, hanya Tuhan yg tau dan hanya Tuhan yg mampu menilai siapa yg PALING terbaik di antara yang terbaik. Kalo tgl tsb so terbukti siapa yg menang, stop jo saling menghina. Ingat, tdk ada sehelai rambut yg jatuh tnpa seijin Tuhan, apalagi pemilihan kepala daerah yg menyangkut nasib byk org. Itu psti Tuhan so perhitungkan. Oke? Jd mari jo trg jd wrga Sitaro yg cerdas dlm berpikir, bertindak, dan mengucap. GBU.
para anggota PANWAS harus menyadari bahwa TUGAS UTAMA MEREKA adalah memantau pelaksanaan seluruh tahapan pemilu yang BERSIH…JUJUR dan ADIL…
dan untuk itulah mereka dibayar GAJI oleh NEGARA…
jadi…jika mereka tidak melaksanakan tugas yang diberikan negara dan rakyat pada mereka…itu artinya PANWAS hanya MAKAN GAJI BUTA…
dan itu tak ada bedanya dengan KORUPSI…
harapan saya…
bahwa PANWASLU SITARO akan menjadi PIONEER dalam memperjuangkan kebenaran diatas bumi Sitaro yang kita cintai…
yang paling mengherankan bagi saya adalah ditengah-tengah maraknya kasus money politik baik di pemilihan legislatif maupun pemilukada hingga saat ini belum pernah kita mendengar PANWASLU berhasil memBUI satu orang saja pelaku money politik….
PANWAS kelihatan beraninya hanya sama ‘anak kecil’ dan juga sama stiker dan baliho…
ketika melihat ada anak kecil yang dibawah orang tua mereka di lokasi kampanye, Panwas langsung berkoar-koar….padahal anak-anak itu bukan berkampanye melainkan hanya dibawa orang tua mereka daripada ditinggal dirumah…
tapi yang namanya permainan uang…semelek apapun mata Panwas mereka tetap tak pernah bisa melihat permainan uang didepan mata mereka…
Semoga warga Sitaro dapat menjadi panutan di Sulawesi Utara untuk menegakkan pemilu yang bersih dari money politik…
Keprihatinan saya sudah sangat mendalam dengan sikap masyarakat yang apatis terhadap kejahatan pemilu yang satu ini…
Seakan bahwa POLITIK UANG atau MONEY POLITIK sudah dianggap hal yang ‘biasa’ terjadi dalam dunia politik…
padahal Undang-Undang menegaskan bahwa money politik itu adalah KEJAHATAN…itu adalah KASUS SUAP…
tak ada bedanya dengan ANGELINA SONDAKH yang dipidana karena kasus suap…
jika di Sitaro para pelaku money politik dapat DIPIDANA dan DIBUI… saya yakin Pemilihan Umum 2014 akan mempunyai nuansa baru yang lebih bersih…
dan jika dapat tertangkap tangan dan langsung mengarah kepada calon bupati TONI SUPIT…hasil suara TONSU-BERSI dapat dieliminasi dan pasangan TONSU-BERSI dapat didiskualifikasi…
Puluhan miliar keluar dari Tonsu bersi, Pendukung Tonsu bersi kecewa dan marah mengapa uang begitu banyak harus dikasih pada pendukung salera padahal pendukung salera berapapun dikasih mereka tetap tidak memilih tonsu bersih, pendukung merah saat ini meranaaaaaaaa, !!~!!! ????????????
Kakau betul Ngana jo Petarung tanggung dorang pe hukuman krn ngana bela terus…
Jangan percaya kawan2,cek saja!!!!saya jamin tdk benar kabar. Tersebut,justru piet kuera yg bagi2 doi di salili,itu baru butul.Bravo PDIP….
Perlu di perjelas yang tertangkap kemarin itu adalah Isrti TONSU, Kadis Dikpora dan Nurla isrtri Assisten 3, seharusnya orang2 ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat SITARO…..
Datanya sudah ada di Tim, “People of Power” kita tunjukan tapi jangan anarkis,
oleh karena itu torang bersatu, torang tunjukkan apa itu “People of Power”
Kalo panwas lembek.. trg yang akan ba keras… gimana berita nya mohon confirmasi apakh benaf bertia tersebut….
Kita tetap hati-hati ada oknum Panwas dan KPU yang mengeluarkan statement ditengah-tengah masyarakat yang tidak independen dan berindikasi berpihak pada incambent,
Satu persatu aib itu akan disingkapkan, dan kebenaran itu seperti fajar dipagi hari, jika saatnya harus terbit tak ada satupun yang bisa menutupinya….maju SALERA Tuhan Yesus memberkatimu….
kebenaran akhirnya terungkap…..MAJU SALERA, untuk smw tim SALERA bersatu torang jaga wilayah masing2 dari money politic. Segera laporkan ke Panwas dan Kepolisian jika didapati hal tersebut.
Terima kasih TUHAN YESUS