“Kami di garda terdepan membela nasib kontraktor dan pengusaha lokal yang terabaikan, ketidakadilan dan dugaan kongkalingkong ini perlu ditelusuri,” ujar Iwan.
Sementara sejumlah aktivis dan mahasiswa mengaku akan melakukan unjuk rasa jika praktek monopoli terus terjadi di lingkup PLN Suluttenggo.
“Jangan matikan pengusaha atau kontraktor lokal, kami akan turun ke jalan menyuarakan ketidakadilan ini,” ujar Jack, salah satu aktivis buruh Sulut.
Sayang perwakilan PLN Suluttenggo sampai berita ini diturunkan tak juga bisa dikonfirmasi upaya konfirmasi sudah dilakukan, termasuk megamanado dengan menyambangi Kantor PLN Wilayah Suluttenggo yang terletak di bilangan Bethesda Manado.
“Maaf semua lagi sibuk kerja,” ujar seorang petugas di depan pintu masuk kantor PLN Wilayah.
(FerdinandRanti)
